Religi Sulsel News

Upaya Memutus Rantai Penularan COVID-19, MUI Sulsel Keluarkan Himbauan

Upaya Memutus Rantai Penularan COVID-19, MUI Sulsel Keluarkan Himbauan
59 / 100

SULSEL, JARINGAN INDONESIA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel keluarkan surat himbauan kepada masyarakat agar mulai hari ini tidak shalat Jumat berjamaah di masjid.

Imbauan diterbitkan Kamis (19/3), terkait memutus rantai penyebaran virus corona setelah diketahui sebelumnya dua warga Sulsel dinyatakan positif terinfeksi corona dan salah satu pasien meninggal.

Sekretaris Umum MUI Sulsel Prof HM Gholib menyebutkan, imbauan MUI ini merupakan hasil rapat pengurus harian MUI Sulsel yang dipimpin Ketua MUI Sulsel ‘Anregurutta’ Sanusi Baco sebagai bentuk tindakan pencegahan dan kehati-hatian di tengah mewabahnya Covid-19 di Sulsel. Surat imbauan ini telah disebar di seluruh anggota MUI se-Sulsel dan sejumlah masjid-masjid di Sulsel.

“Hal ini merupakan sikap para ulama untuk ikut menjaga keselamatan dan kesehatan umat Islam. Imbauan ini sebagai langkah antisipatif, pandangan kita: mencegah itu lebih baik daripada mengobati,” ujar Gholib, Jumat (20/3/2020).

Menyikapi kondisi itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel mengeluarkan imbauan, Kamis (19/3/2020). Ditandatangani langsung Ketua Umum, AGH Sanusi Baco Lc dan Sekretaris Umum, Prof Dr HM Galib MA. yang diisi sedikitnya 5 poin, yakni :

1. Untuk pelaksanaan salat Jumat besok (20/3/2020) dan salat Jumat berikutnya agar ditiadakan pelaksanaannya karena daerah Sulawesi Selatan sudah masuk kategori daerah pandemi corona dan sudah ada masyarakat yang positif Covid-19.

2. Pelaksanaan salat Jumat diganti dengan salat zuhur di rumah masing-masing.

3. Apabila kondisi penularan Covid-19 telah menurun, salat dapat dilakukan di masjid dengan tetap menjaga jarak dan salaman serta tetap membawa perlengkapan salat masing-masing.

4. Informasi tentang Covid-19 hendaknya selalu merujuk kepada pihak yang memiliki otoritas seperti pemerintah sehingga masyarakat tidak terpapar berita-berita hoax.

5. Bagi masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, memperbanyak, shalawat kepada Nabi dan istigfar, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah subhanahu wata’ala. (Zch)

Avatar
About Author

Editorial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *