Soliditas Polri Menjaga Spirit Keagamaan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Soliditas Polri  Dalam Menjaga Spirit Keagamaannya Di Tengah Wabah Covoid-19

Oleh:  Dr. H. Abdul Wahid, MA – Dosen dan Muballigh Makassar

JARINGAN INDONESIA – Di tengah tidak menentunya situasi dunia dan bangsa kita saat ini akibat penyebaran virus Covid-19, manusia tidak hanya membutuhkan hal-hal yang bersifat fisik (materi) sebagai penunjang kebutuhan jasmaniahnya, namun juga manusia sangat memerlukan agama sebagai penunjang yang bersifat non fisik.

Keberadaan agama pada manusia merupakan hal yang paling esensial dan tinggi, sebab agama merupakan anugerah dari Allah kepada manusia yang dibawa sejak lahir, sebagaimana pesan Nabi Saw.

“Setiap bayi yang lahir dalam keadaan fitrah” (HR. Bukhari).

Jajaran Polri lebih khusus lagi Polda Sulawesi Selatan sebagai bagian dari komponen bangsa dan manusia biasa  tentu sangat memerlukan sentuhan-sentuhan agama, apa lagi di tengah situasi yang bisa dikatakan “sangat mencekam” saat ini dengan penyebaran wabah virus Covid-19. Kebutuhan rohani ini kemudian telah diwujudkan oleh Kapolda Sulawesi Selatan dengan menggelar ceramah tarawih  secara online by zoom meeting yang mengangkat tema “Meraih Keberkahan Sabar Kala Menunaikan Tugas di Masa Pandemi Covid-19”. Kegiatan tarawih secara online ini menghadirkan penceramah Ustadz Das’ad Latif diikuti jajaran Polres, Polsek dan masyarakat se-Sulawesi Selatan, yang digelar pada Selasa, 19 Mei 2020 Pukul 20.00 Wita.

Melihat dari tema yang diangkat dalam kegiatan ini menggambarkan akan kebutuhan rohani yang sangat signifikan dari jajaran Polda Sulawesi Selatan dalam menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum dan pelindung masyarakat, apa lagi di tengah massifnya penyebaran virus Covid-19, yang direspon dengan berpariatif oleh masyarakat termasuk dalam masalah pemberlakuan PSBB di kota Makassar.

Kegiatan ceramah tarawih online  ini juga mengindikasikan akan kesadaran yang tinggi dari Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. H. Mas Guntur Laupe sebagai nahkoda Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, bahwa seorang anggota Polri saat ini tidak hanya perlu memiliki kemampuan dalam hal-hal yang sifatnya konvensional tapi harus diiringi dengan kemampuan spiritual yang baik, apa lagi dalam menghadapi dinamika kehidupan masyarakat Sulawesi Selatan yang kental dengan nilai-nilai budaya dan agama.

Dalam perspektif al-Qur’an, kebutuhan rohani manusia terhadap agama disebutkan dalam salah satu ayat berikut,

“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; tetaplah atas fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu”. (QS. al Rum:30).

Seoang ulama pakar tafsir, Imam Ibnu Katsir, menjelaskan maksud ayat ini adalah teruslah berpegang pada agama dalam melakoni kehidupan di dunia ini, dengannya itu berarti engkau masih berada pada fitrahmu yang salimah (lurus dan benar).

Seorang manusia yang jauh dari agama, maka kehidupannya akan terasa gersang dan jauh dari ketenangan, sebab hanya dengan agamalah satu-satunya jalan bagi manusia untuk bisa berkomunikasi dengan Sang Khaliq sebagai Dzat yang Maha pemberi ketenangan. Apa lagi saat ini kita sebagai umat Islam sedang berada pada bulan suci ramadhan yang diketahui memiliki kemuliaan yang tidak ada tandingannya dengan sebelas bulan yang lain.

Bulan ramadhan dihadirkan oleh Allah untuk umat Nabi Muhammad Saw. sebagai salah satu anugerah yang tertinggi, menyimpan jutaan kebaikan  segudang berkah dan ampunan Allah. Pantaslah setiap umat Islam bercita-cita untuk dapat berjumpa dengannya setiap tahun.

Bulan ramadhan diibaratkan seperti detergen (sabun cuci) yang dapat menghilangkan noda pada pakaian. Sebab menurut sebagian ulama sufi, setiap dosa yang dilakukan oleh seorang manusia meninggalkan noda dalam hati manusia, semakin sering berbuat dosa, maka semakin banyak noda yang menempel pada hati manusia. Manakala dosa tersebut tidak dibersihkan dengan taubat dan hadirnya bulan ramadhan, akan mengakibatkan hati manusia semakin keras dan tertutup, sehingga sulit menerima nasihat dan kebenaran.

“Ketahuilah, dalam tubuh manusia itu terdapat segumpal daging. Jika segumpal daging itu baik, seluruh tubuh akan baik. Jika daging itu rusak, seluruh tubuh juga akan rusak. Ingatlah, segumpal daging itu adalah sebuah hati” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari sinilah kemudian kita pahami bahwa posisi hati mempunyai peran penting bagi jiwa manusia, kita yang mempunyai organ tubuh tersebut harus semaksimal mungkin dapat menjaganya agar jangan sampai terkotori. Menjaga sebuah hati tidak semudah menjaga organ tubuh yang lainnya karena penyakit hati jauh lebih banyak dan lebih susah mengobatinya dibandingkan penyakit pada organ tubuh lainnya.

Dalam menjalankan tugasnya ke depan, jajaran Polri lebih khusus Polda Sulsel sangat perlu dibekali dengan pesan-pesan moral agama, sehingga bisa menjadi rem kontrol agar tidak mudah terpancing emosi dalam menghadapi masyarakat, sehingga lahir sebuah pola komunikasi persuasif dan humanis yang dalam al-Qur’an disebut qaulan sadidan, sebagaimana yang pernah dilakuan oleh Nabi Musa a.s. dalam menghadapi kezaliman dan kesombongan Fir’aun.

Kegiatan ceramah tarawih online yang digagas oleh Kapolda Sulsel sebagaimana yang telah disebutkan di atas, adalah bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan jajaran Polda Sulsel yang memiliki kecerdasan intelektual dan spiritual, sehingga mampu beradaptasi dengan dinamika masyarakat dan perkembangan zaman saat ini dan yang akan datang. Akhirnya kita berharap semoga kegiatan seperti ini akan terus digalakkan dan di tingkatkan ke depan oleh Polda Sulsel sehingga bisa ditiru oleh Polda-Polda lain di seluruh Indonesia. [JI]

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719