Tech

Sindikat Penjual Cheat Video Game di Dunia Diringkus Polisi

0
Sindikat Penjual Cheat Video Game di Dunia Diringkus Polisi-Jaringan Indonesia
Sindikat Penjual Cheat Video Game di Dunia Diringkus Polisi-Jaringan Indonesia

JARINGAN INDONESIA – Sindikat Penjual Cheat Video Game di Dunia Diringkus Polisi

Bersama dengan pengembang game Tencent, tim Kepolisian China berhasil meringkus sindikat penjual cheat atau kode curang untuk video game terbesar di dunia.

Organisasi bernama Chicken Drumstick itu ditangkap lantaran telah membuat serta menjual cheat berbahaya untuk sejumlah game populer, seperti Overwatch dan Call of Duty Mobile.

Chicken Drumstick dinilai sebagai penjual cheat terbesar di dunia karena memiliki cakupan pelanggan yang luas, hingga mencapai ratusan negara. Dalam memperdagangkan kdde curang buatannya, organisasi yang bermarkas di kota Kunshan, China, ini menerapkan sistem berlangganan untuk para pelanggan.

Pengguna yang ingin mendapatkan cheat harus membayar biaya berlangganan sebesar 10 dollar AS (sekitar Rp 145.000) per hari hingga 200 dollar AS (sekitar Rp 2,9 juta) setiap bulannya. Dengan perbuatan ilegal tersebut, Chicken Drumstick berhasil mengumpulkan keuntungan sebesar 76,6 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,1 triliun (kurs Rp 14.572).

Berdasarkan laporan media setempat, tim Kepolisian China telah menangkap 10 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Pihaknya juga ikut memusnahkan 17 jenis cheat selama proses penangkapan berlangsung.

tim Kepolisian China turut menyita aset senilai 46 juta dollar AS (sekitar Rp 670 juta) beserta sejumlah kendaraan mewah.

Penangkapan Chicken Drumstick dinilai menjadi bukti keseriusan Tencent dalam memberatas penyebaran cheat. Pasalnya, perusahaan asal China ini mengaku kerap dirugikan oleh banyaknya cheater yang berseliweran di beberapa game besutannya, termasuk PUBG.

Pada pertengahan lalu, Tencent dilaporkan telah memblokir permanen lebih dari 1,1 juta pemain PUBG Mobile yang kedapatan menggunakan cheat

Pada 2018 lalu, sebanyak 141 pemain asal China ditangkap lantaran membuat, menjual serta menggunakan cheat berbahaya saat bermain game Player Unknown’s Battleground (PUBG). Mereka ditangkap karena selain berbuat curang, para hacker ini menyisipkan virus berbahaya yang bisa mencuri data pengguna lain dalam software cheat tersebut. (Kompas)

 

Muh Rasul
Muh. Rasul Web Developer Jaringan Indonesia

NTT Dilanda Banjir Bandang dan Longsor, Puluhan Orang Belum Ditemukan

Previous article

Budi Karya Tegaskan Larangan Mudik Lebaran Tahun ini Sudah Final

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Tech