Ilustrasi/ist

Seleksi CPNS Siap Digelar

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah merampungkan naskah soal seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk tahap seleksi kompetensi dasar (SKD) tahun 2019. Naskah tersebut, telah resmi diserahkan kepada Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Pengadaan CPNS Tahun 2019.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengatakan, penyusunan soal SKD tahun 2019 dilaksanakan melalui beberapa tahapan dan dengan melibatkan berbagai pihak.

Penyusunan soal SKD tersebut, kata Nadiem, melibatkan unsur dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

“Selain itu, Kemendikbud juga melibatkan para koordinator penyusunan soal CPNS tahun 2018 yang merupakan dosen-dosen yang berkompeten dari perguruan tinggi, serta didampingi oleh ahli konstruksi soal dari Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud,” kata Nadiem, Senin (13/1).

Nadiem juga menjelaskan, penyusunan kisi-kisi soal SKD tahun 2019 diawali dengan proses evaluasi soal dan kisi-kisi SKD tahun 2018. Dalam prosesnya, penyusunan soal SKD tahun 2019 menggunakan aplikasi yang difasilitasi oleh Badan Kepegawaian Negara.

“Selanjutnya untuk memastikan bahwa soal yang telah disusun sesuai dengan kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar, telah dilakukan telaah bahasa oleh para ahli bahasa dari Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan,” terangnya.

Nadiem berharap, proses pengadaan CPNS harus berjalan secara akuntabel dan transparan. Hal tersebut dilakukan agar dari hasil seleksi dapat diperoleh calon-calon Aparatur Sipil Negara yang berintegritas, nasionalis, profesional, berwawasan global.

“Terlebih juga bisa menguasai teknologi informasi dan bahasa asing, memiliki jiwa keramahtamahan (hospitality), memiliki kemampuan membangun jejaring (networking), dan memiliki jiwa wirausaha (entrepreneurship), atau yang biasa disebut dengan SMART ASN,” tuturnya.

Sementara itu, Menteri PAN dan RB, Tjahyo Kumolo yang juga selaku Ketua Tim Pengarah Panselnas mengatakan, berdasarkan data dari BKN, ada 4.197.218 calon peserta seleksi CPNS yang telah melakukan pendaftaran.

Dari jumlah tersebut, sekitar 3-juta orang dinyatakan telah lolos verifikasi administrasi dan akan diseleksi untuk memperebutkan 154.029 formasi.

“Formasi tersebut berada di instansi pusat dengan jumlah 37.584 formasi dan sebanyak 116.445 formasi berada di instansi daerah,” ujarnya.

Tjahyo menjelaskan, dengan diserahkannya soal SKD CPNS 2019 ke Panselnas, selanjutnya Tim Panselnas akan memasukkan soal tersebut ke dalam sistem seleksi CPNS.

“Harus dilakukan dalam proses kehati-hatian dan jaminan kerahasiaan serta keamanan data, itu jadi komitmen kita bersama. Kita berharap semua pihak dapat terus mengawal kelancaran dan keamanan dari seluruh tahapan (seleksi) yang ada,” katanya.

Secara teknisnya, lanjut Tjahyo, SKD ini nantinya akan dilakukan secara serentak dengan berbasis komputer (Computer Assisted Test/CAT). Rencananya, seleksi SKD akan diselenggarakan selama sebulan mulai 27 Januari hingga 28 Februari 2020 mendatang.

“Adapun tesnya masih akan sama dengan tahun lalu, di mana tes akan meliputi tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensi umum (TIU) dan tes karakteristik pribadi (TKP),” jelasnya.

Saat ini pihaknya masih dalam penyiapan naskah soal untuk dimasukan ke dalam sistem. Sebab, naskah soal ini sudah diserahkan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kepada Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS 2019.

“Panselnas CPNS mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Nadiem Makarim) yang telah bekerja keras dalam penyusunan naskah soal SKD,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pada tahun lalu pemerintah membuka sekitar 154.029 formasi CPNS 2019. Adapun rinciannya adalah 37.584 formasi di instansi pusat dan 116.445 formasi di instansi daerah.

Sumber; fin.co.id

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719