Salim Said Sebut Omnya Luhut Terlibat Gestapu

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JARINGAN INDONESIA – Om dari Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan disebut terlibat dalam Gerakan 30 September (Gestapu).

“Dalam pertemuan itu saya ketemu Luhut Pandjaitan yang omnya ditangkap karena terlibat Gestapu. Benny Moerdani mengatakan ‘Sorry ini aturan om loe gua tangkap juga’..begitu kira-kira,” kata pengamat politik Salim Said di ILC tv One dengan tema “Benarkah PKI Bangkit Lagi” (17/5/2016).

Penjelasan Salim Said bisa disaksikan pada menit 58:53.

Kata Salim Said, simposium di Hotel Aryaduta digagas anak muda dari korban Gestapu baik dari TNI, korban PRRI/Permesta, korban DII/TII untuk mengakhiri dendam masa lalu.

“Simposium di Aryaduta melibatkan massa, tak terkontrol maksudnya baik, mereka tidak mengerti persoalan dari golongan keluarga PKI minta keadilan, menyatakan Soeharto bersalah tanpa disadari itu menimbulkan kecemasan dari golongan lain antikomunis,” paparnya.

Salim mengatakan, masyarakat Indonesia ada yang menganggap Soeharto pahlawan dalam memberantasan PKI di Indonesia. “Orang Indonesia bisa tidak memaafkan Soeharto dan keluarga karena KKN, tapi untuk melawan PKI dianggap pahlawan,” jelasnya.

Selain itu, kata Salim, tidak perlu cemas akan kebangkitan PKI karena komunis sudah bubar. “PKI menakutkan era Orla karena memanfaatkan perlindungan Nasakom untuk meneror musuh-musuh politik akhirnya mengkhianati Soekarno lewat Gestapu,” paparnya. [gelora]

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719