Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (Fajar.co.id)

RI Belum Lockdown, Apa Kata Luhut & Erick Thohir?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JARINGAN INDONESIA – Opsi lockdown atau penguncian alias isolasi demi mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) sudah dilakukan oleh beberapa negara, namun Indonesia belum juga memilih opsi tersebut. Terakhir, pemerintah India sudah menerapkan lockdown dalam 21 hari ke depan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan masih terus melakukan kajian soal rencana ini.

“Bisa saja besok, lusa, kita tiba-tiba per daerah. Daerah A mungkin kita karantina. Tapi kita nggak ngerti karena tidak ada istilah dalam undang-undang mengenai lockdown atau karantina. Bisa saja karantina satu desa, kecamatan, sampai nanti kota atau provinsi dan seterusnya kajiannya masih terus berjalan sampai saat ini,” ungkap Luhut dalam akun Instagramnya, Selasa, (24/03/2020).

Menurut Luhut penanganan COVID-19 makin ke sini berjalan semakin rapi. Pemerintah, imbuhnya, perlu dukungan semua pihak untuk menyelesaikan masalah ini, jangan sampai terjadi silang pendapat.

“Pemerintah melihat luas sekali nggak mungkin pemerintah akan careless, atau dikatakan presiden ragu-ragu. Saya kan bagian dari proses pengambilan keputusan,” imbuhnya.

Hal senada disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Menurutnya Indonesia belum memerlukan lockdown seperti yang dilakukan beberapa negara lain. Erick menekankan pilihan yang diambil saat ini dengan sosial distancing adalah pilihan terbaik.

“Yang terbaik hari ini, seperti di banyak negara, Korea Selatan, Jepang, yang dinamakan social distancing atau physical distancing. Pokoknya yang gampang katanya pak presiden jaga jarak aman,” ujar Erick dalam media briefing di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Masyarakat harus disiplin mengikuti arahan pemerintah, terutama masyarakat yang sudah berusia di atas 60 tahun, karena lebih rentan terjangkit COVID-19. Pun mereka di bawah usia 60 tahun yang memiliki penyakit turunan macam kanker, asma hingga diabetes.

“Harus masing-masing menjaga dirinya. Kalau gak disiplin yang dirugikan keluarganya sendiri. Mohon maaf ya, temen-temen wartawan kan juga sudah dengar, dirjennya pak Agus [Menteri Perindustrian Agus Gumiwang] dan stafnya pak Agus meninggal, guru besar UGM meninggal. Ini kan figur-figur yang diperlukan,” kata Erick. [cnbcindonesia.com]

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719