Pemudik yang Masuk Sulsel Harus Dikarantina

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

PAREPARE, JARINGAN INDONESIA – Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, meminta, kepada Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe, berlakukan karantina bertahap terhadap pemudik yang datang melalui Pelabuhan Parepare.

Karantina bertahap yang dimaksud, semua penumpang kapal laut yang turun di Pelabuhan Parepare disiapkan tempat karantina selama 14 hari, dan bagi yang dinyatakan sehat baru melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan. Sedangkan bagi yang ada gejala terpapar Covid-19 langsung diisolasi khusus.

Adapun yang dinyatakan sehat setelah karantina 14 hari, terus dipantau di daerah tujuan akhir. Penumpang dari perantauan yang turun di Pelabuhan Nusantara sebanyak 422 orang, Jumat (3/4/2020).

Mereka menumpang KM Adithia dari Nunukan sebanyak 202 orang dan sebanyak 220 orang dari Samarinda menumpang KM Thalia.

Sistem karantina bertahap ini diberlakukan terhadap semua orang yang masuk di Sulsel melalui pelabuhan dan bandara. Karantina berlaku untuk semua orang yang masuk ke Sulsel. Termasuk warga Sulsel dari bepergian ke daerah lain.

Nurdin Abdullah menjelaskan, segala hal yang muncul dalam program karantina pemudik ini termasuk biaya ditanggung bersama Pemkot Parepare dan Pemprov Sulsel.

“Nanti kita bareng. Sama-sama. Coba cek hotel-hotel di sini,” ujarnya.

Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, mengatakan, fasilitas penampungan penumpang yang turun di daerahnya akan disiapkan.

“Sekarang belum ada fasilitas khusus. Tapi segera akan kami siapkan,” ujarnya.

Tampak hadir pula Wakil Wali Kota Pangeran Rahim dan beberapa pejabat terkait, termasuk Kepala Sahbandar. (Zch)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719