Peristiwa

Pembunuh Ari Pratama Dirumorkan Mengalami Gangguan Mental

Pembunuh Ari Pratama Dirumorkan Mengalami Gangguan Mental
58 / 100

JARINGAN INDONESIA – Pembunuh Ari Pratama Dirumorkan Mengalami Gangguan Mental

Kepolisian Sektor (Polsek) Panakkukang akan memeriksa kondisi kejiwaan AA (19), wanita pelaku pembunuhan terhadap selebgram Makassar, Ari Pratama (23). Selebgram Ari Pratama dibunuh di Wisma Topaz, Makassar, Jumat (5/3/2021).

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Iqbal Usman menyebut, pemeriksaan kejiwaan terduga pelaku AA merupakan salah satu rangkaian penyidikan. Hal ini dilakukan karena selama ini pelaku AA dikabarkan memiliki kepribadian aneh.

“Agak lain sifatnya. Mulai sejak dia sekolah SMA hingga kuliah. Kalau keinginannya tidak diikuti, maka dia akan marah-marah,” kata Iqbal, Sabtu (6/3/2021).

Iqbal mengatakan, dari hasil keterangan orang tuanya, pelaku sementara menjalani pengobatan alternatif karena mengalami gangguan mental. Kepribadian pelaku sulit ditebak.

“Dia tidak mau diatur, tidak mau ditegur. Menurut orang tuanya, pelaku sementara melakukan pengobatan alternatif kepada orang pintar,” sebutnya.

Lanjut Iqbal, Kelainan kejiwaan pelaku juga dikuatkan dengan sulitnya petugas saat melakukan pemeriksaan. Dimana keterangan pelaku kerap berubah-berubah. Untuk mengetahui bagaimana kondisi kejiwaan pelaku, petugas akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pemeriksaan kejiwaan pelaku.

“Kami akan lakukan tes kejiwaan pelaku ini pekan depan di RS Bhayangkara Makassar. Sembari itu, kami koordinasi ke P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak) Kota atau Sulsel, untuk dilakukan trauma healing,” bebernya.

Sebelumnya, saat diamankan usai melakukan aksinya, kepada petugas pelaku mengaku menganiaya korban setelah sebelumnya telah berkali-kali melakukan hubungan badan, dimana korban menggap semua hal tersebut hanya sebatas main-main.

Lantaran sakit hati pelaku akhirnya merencanakan pembunuhan terhadap korban dengan membawa pisau saat akan bertemu korban.

Avatar
About Author

Ryand Saputra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *