Pdt Amsal Yowei Bangun Madrasah di Tanah Papua

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JARINGAN INDONESIA  — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua, Pdt. Amsal Yowei berkomitmen untuk membangun dunia pendidikan Madrasah di Tanah Papua. Namun, dia mengaku bahwa hal itu tidak mudah, butuh komitmen bersama secara nasional.

“Menilik sejarah perkembangan MIN Kota Jayapura dari tahun 2009 memiliki 11 siswa, hingga tahun 2020 ini sudah memiliki sekitar 600 siswa. Perkembangan ini cukup signifikan, saya sangat mengapresiasinya,” kata Pdt Amsal Yowei saat memberikan sambutan pada acara Gebyar Milad ke 11 dan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1441 H, di MIN Kota Jayapura, Jum’at (06/03/20).

Disampaikan Pdt Amsal Yowei, perkembangan MIN Kota Jayapura ini tidak seperti membalikkan telapak tangan, butuh pengorbanan besar dan perjuangan panjang semua pihak.

“Saya sangat apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan luar biasa kepada dunia pendidikan khususnya Madrasah, terutama  kepada Kepala Sekolah MIN dan para guru yang telah bekerja keras sehingga MIN dapat berkembang pesat,” kata Amsal Yowei.

Amsal Yowei melihat dan merasa bangga atas perkembangan pendidikan Madrasah di Papua. Hal itu juga diikuti perkembangan sekolah-sekolah keagamaan lainnya, seperti Sekolah Kristen, Katolik, Hindu,dan Buddha.

“Saya berharap siswa-siswi yang lulus MIN, bisa melanjutkan ke MTsN dan juga ke Madrasah Aliyah (MA), sehingga MA perlu persiapan agar menjadi Negeri secara professional,” tukas Amsal Yowei.

Tidak hanya memberi sambutan, Pdt Amsal juga menyerahkan Sertifikat Tanah seluas  1.8150 meter persegi untuk MIN Kota Jayapura. Sertifikat diserahkan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jayapura.

Kepala MIN Kota Jayapura, Nur Wachidah menyampaikan, ditilik dari usia, MIN Kota Jayapura masih muda. Namun, keberadaan MIN Kota Jayapura tidak kalah dengan sekolah umum lainnya. Berbagai prestasi akademik dan non akademik sudah ditorehkan, baik pada tingkat distrik, tingkat Kota, Provinsi maupun tingkat nasional. Ini tidak terlepas dari hasil kerja keras dari semua guru dan wali murid.

“Terimakasih kepada semua atas prestasi-prestasi yang diraih. Selain bangga, kiranya ini menjadi penyemangat bagi semua agar lebih baik lagi,” kata Nur Wachidah.

Nur Wachidah berharap upayanya membangun madrasah di tanah Papua menjadi catatan ibadah. Madrasah harus menjadi benteng moral bagi anak-anak sehingga menjadi generasi bangsa yang patuh, taat dan berakhlakul karimah.

Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng. Hadir para pejabat eselon IV Kemenag Kota Jayapura, eselon IV Bidang Pendis Kanwil Kemenag Provinsi Papua, Kapolsek Muara Tami, Kepala Distrik Muara Tami, Danramil, guru-guru MIN dan MTsN, serta undangan lainnya. (Ryn)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719