NA Sebut Rp20 M Dana Penanggulangan Bencana

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Pemerintah Kota Makassar menggelar apel kesiapsiagaan bencana di Lapangan Karebosi, Rabu (8/1). Apel tersebut dipimpin langsung Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah, dihadiri Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, Forkopimda Kota Makassar, dan kepala OPD yang menetapkan Pemkot Makassar.

Apel ini digelar untuk membahas masyarakat jika pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan terkait telah disiapkan untuk membahas dampak ekstrem yang bisa saja terjadi selama musim hujan ini.

Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat yang memperbaiki bencana atau musibah.

“Kita meminta pada rakyat karena pemerintah hadir,” katanya.

Dia melanjutkan, di musim hujan di awal tahun ini telah terjadi musibah. Seperti angin puting beliung di Kabupaten Sidrap. Dimana sebanyak 751 rumah rusak, mulai dari ringan, sedang dan berat.

Hingga kemarin, 7 Januari 2020, Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman melakukan kunjungan.

“Ini data lagi kita, kita punya dana tanggap darurat,” kata Nurdin Abdullah.

Sebelumnya, Ia menerbitkan dana kontijensi untuk Sulsel sebesar Rp20 miliar. Dana kontijensi ini untuk penanggulangan bencana, baik untuk prabencana, tanggap darurat atau pasca bencana.

Pada kesempatan itu, dua juga mengundang seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu-membahu memberikan bantuan dan pertolongan jika terjadi malapetaka.

“Aku, semuanya mudah, kompilasi terjadi apa-apa, kita masing-masing mengambil peran,” katanya.

Setiap elemen hadir dengan fungsi dan tugasnya masing-masing. Demikian juga dengan pemerintah provinsi dan pemerintah daerah. Terjadi jika terjadi bencana banjir.

“Siapa yang melakukan apa, apa fungsinya masing-masing. Ketika terjadi sesuatu yang tidak harus kita minta, semua bisa bergerak. Terkait yang membidani logistik, ”terangnya.

Terkait peran serta masyarakat, untuk membantu di tengah-tengah pemerintah.
Berlatar belakang Guru Besar Kehutanan, tentu Nurdin mengerti betul pentingnya program konservasi hutan di 24 kabupaten kota se-Sulsel.

“Itu program mitigasi, itu sangat penting, terutama mengevakuasi kompilasi itu ada, hubungan putus, saya kira itu harus dilanjutkan. Tapi program yang paling penting, itu bukan lagi sesuatu yang bisa ditawar, itu yang harus, ”tegasnya.

Salah satu langkah menyeimbangkan alam khusus di Sulsel ini harus melakukan konservasi hutan secara keseluruhan di setiap daerah. Terlebih di wilayah bendungan, cekdam agar tetap hulu.

“Kompilasi masuk musim kemarau kita kekurangan air, kompilasi masuk musim hujan kita kelebihan air. Ini tidak seimbang. Makanya keseimbangan alam ini harus kita kembalikan, ”jelasnya.

Meluapnya air di DAS Walanae, DAS Jeneberang dan DAS Saddang diakibatkan perambahan hutan yang berlebihan. Sesuai dengan Undang-undang nomor 23, undang-undang perijinan yang diadakan oleh pemerintah provinsi.

“Makanya ini dalam proses konsumsi. Tapi, kita juga harus bersama kabupaten-kota yang menjaga kelestarian hutan, ”terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr Naisyah Tun Azikin, menyampaikan Dinas Kesehatan bergerak ke berbagai titik untuk siap siaga bencana. Dinas Kesehatan telah mengirimkan surat edaran ke seluruh layanan kesehatan di Kota Makassar.

Ia mengatakan, Tim Gerak Cepat (TGC) sudah siap juga di bawah untuk pindah ke wilayah potensi banjir. Sebanyak 200 orang TGC akan pindah ke wilayah Makassar.

“Ada Tim Gerak Cepat, rumah sakit rujukan RSUD kota Makassar menjadi rujukan jika ada korban jiwa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar, Taufiek Rahman mengatakan, pemadam menyiapkan 50 orang untuk masuk tim terpadu.

“Pemadam siap, ada 50 orang masuk tim Terpadu, 20 orang cadangan,” katanya.

Tim ini akan bergerak ke titik bencana di Makassar. Dia mengatakan daerah yang sering dikunjungi di lima kecamatan dan 12 Kelurahan seperti Peccerakkang, Manggala. (rhm)

Sumber; BKM

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719