Gubernur Papua Lukas Enembe (Foto: Ist)

Meski Dilarang Jokowi, Lukas Enembe Terapkan Lockdown

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JARINGAN INDONESIA – Pemerintah Provinsi Papua resmi melakukan pembatasan sosial dengan membatasi masyarakat dari luar masuk ke papua melalui seluruh bandara dan pelabuhan di Papua.

Menanggapi keputusan itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tidak setuju terhadap keputusan Pemprov Papua.

“Sama sekali tidak menyetujui,” ujar Tito, Selasa (24/3/2020).

Presiden Jokowi sudah tegas melarang pemerintah daerah menerapakan lockdown untuk mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Keputusan ini diambil oleh Pemerintah Provinsi Papua setelah melaksanakan rapat bersama para bupati dari 29 kabupaten/kota dan Forkopimda, di Gedung Negara, Kota Jayapura, pada Selasa (24/3/2020).

Gubernur Papua, Lukas Enembe mengatakan provinsi yang dia pimpin akan tutup selama 14 hari mulai 26 Maret hingga 9 April 2020.

Kata dia, akses orang atau penumpang melalui laut maupun udara akan ditutup sementara guna mencegah penyebaran virus corona.

“Namun, untuk angkutan barang dan bahan makanan tetap akan dibuka,” kata Gubernur Enembe setelah memimpin rapat Forkopimda terkait COVID-19, di Jayapura, Selasa (24/3/2020).

Dia mengatakan, penutupan itu dilakukan hingga 14 hari ke depan dan akan diperpanjang bila terjadi peningkatan kasus.Tidak ada istilah lockdown hanya pembatasan sosial.

Kata Gubernur Enembe seraya menegaskan hal itu juga berlaku bagi penumpang kapal PT. Pelni, yang mulai Kamis (26/3/2020) tidak diizinkan turun.

“Hanya barang yang diperbolehkan turun di bandara dan pelabuhan di Papua,” katanya.

Penghentian pergerakan penduduk lokal Papua khusus untuk wilayah adat Animha, Lapago, Mepago, jelas Gubernur Enembe.

Dari data resmi corona di covid19.go.id, hingga Selasa (24/3/2020) Papua tercatat memiliki tiga kasus terkonfirmasi, sembuh nol dan meninggal nol.

Sementara itu, Sekda Papua Heri Dosinaen menambahkan, selama 14 hari sesuai kesepakatan dengan FKUB ibadah tidak lagi dilakukan di rumah ibadah, baik gereja maupun masjid.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719