Religi Opini

Masjid itu Tempat Orang Baik

Masjid itu Tempat Orang Baik
60 / 100

Bogor  – Jika ada orang yang datang ke masjid tidak dikenal dan melakukan shalat, berzikir atau berdoa, maka kata Nabi saksikanlah dia orang beriman, dia orang baik.

“Jadi orang-orang di masjid itu orang baik, tidak perlu diawasi,” jelas Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Didin Hafidhuddin dalam kajian di Masjid Al Hijri, Kota Bogor, Ahad (8/12).

Kiai Didin menjelaskan bahwa Nabi Muhammad Saw membuat di masjid yang membangun  khusnuzon  (berbaik sangka) bukan kecurigaan. “Tidak ada manfaatnya bagi orang yang ahli masjid, yang memakmurkan masjid. Jadi jangan sembarangan  lah , hanya karena ingin mempertahankan kekuasaan kemudian bisa dilihat orangnya menangai orang-orang di masjid, ”tegasnya.

Seharusnya, kata Kiai Didin, yang harus diawasi pasar. Di pasar perlu ada lembaga pengawas yang mengerjakan agar tidak ada penimbunan, diterbitkan, jangan ada gejolak harga yang tidak terkendali.

Kembali soal ahli masjid, di dalam surat Di Taubah ayat 108, pikirkan siapa yang suka memakmurkan masjid. Selain menegakkan shalat, berzikir dan beribadah lainnya, di masjid itu adalah orang-orang yang ingin menjaga hati dan pikirannya dari sifat-sifat yang buruk. Masjid harus menjadi sarana untuk menguatkan dan mempersatukan umat.

“Jadi kita harus mendukung orang-orang yang ahli masjid demi cinta kasih kita kepada Allah. Jangan dicurigai orang yang ahli masjid, dikirim ke anak muda yang ahi masjid, mereka adalah calon pemimpin yang baik, ”tandas Kiai Didin. 

SI Online

Avatar
About Author

Editorial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *