Lies F Nurdin Serahkan Bantuan Rp 100 Juta untuk Cegah Stunting di Sulsel

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Kepada 24 Kabupaten/Kota di Sulsel

MAKASSAR, JARINGAN INDONESIA — Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan (Sulsel), Lies F Nurdin, menyerahkan bantuan Rp 100 Juta kepada masing masing kabupaten/kota sebagai upaya mencegah stunting di Sulsel.

Didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Sulsel, Ashari F Radjamilo dan Asisten II Pemerintah Provinsi Sulsel Muhammad Firda, Lies menyerahkan secara simbolis bantuan tersebut, di Baruga Karaeng Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu, (11/3/20).

“Alhamdulillah angka stunting di Sulsel saat ini menurut data dari BPS menurun lima persen. Maka hari ini, bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp100 juta untuk seluruh ibu Ketua PKK Kabupaten/Kota di Sulsel, dalam rangka membantu program pemerintah untuk menekan angka stunting,” ujarnya.

Pendanaan ini, kata Lies, sudah ada pedomannya. Mereka harus mengikuti sesuai pedoman yang diberikan, dan difokuskan pada pencegahan stunting agar angka stunting dapat menurun lagi.

Setelah penyerahan bantuan pencegahan stunting, acara dilanjutkan dengan pelantikan dan pengukuhan Ketua Persatuan Wanita Olahraga Indonesia (PERWOSI) Kabupaten/Kota se Sulsel. Pelantikan dan pengukuhan dilakukan Lies selaku Ketua PERWOSI Provinsi Sulsel.

Usai pelantikan, Lies menyampaikan harapannya atas dilantiknya pengurus PERWOSI di kabupaten/kota.

“Kita sangat menginginkan agar olahraga dapat bergerak, makanya kita lantik ibu ibu Ketua PKK yang otomatis menjadi ketua PERWOSI di kabupaten/kota agar dapat menggerakkan olahraga di daerah masing-masing, khususnya bagi wanita. Dan rencananya tahun ini kita akan membuat PORDA khusus untuk PERWOSI,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas PMD Sulsel, Ashari F Radjamilo, menyampaikan maksud dari penyerahan dana pencegahan stunting ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mendukung penurunan angka stunting di 24 kabupaten/kota se Sulsel. Percepatan perbaikan gizi, strategi penurunan stunting ini harus dilakukan bersinergi dengan instansi terkait.

“Semoga kita bisa memperkuat peran serta anggota PKK dalam mempromosikan peran kader Posyandu dalam mendukung pencegahan stunting dan percepatan penurunan angka stunting, serta mendukung program pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat, untuk mencapai Sulawesi Selatan yang maju, inovatif, dan sejahtera,” harapnya. (Zch)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719