Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri /Net

KPK Akan Dalami Fakta-fakta Yang Terungkap Saat Hasto Kristiyanto Bersaksi Di Persidangan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Kode ‘oke sip’ pun terungkap dari percakapan antara Hasto dengan Saeful Bahri. Percakapan tersebut selalu berhubungan dengan uang.

JARINGAN INDONESIA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku akan mendalami fakta-fakta persidangan terdakwa Saeful Bahri kasus dugaan suap terkait pergantian anggota DPR RI terpilih 2019-2024.

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, Jaksa KPK akan terus menghadirkan saksi-saksi yang akan dikonfirmasi berdasarkan fakta-fakta hukum yang muncul dari para saksi di persidangan.

“JPU (Jaksa Penuntut Umum) masih akan kembali menghadirkan saksi-saksi yang akan dikonfirmasi mengenai fakta-fakta hukum yang muncul selama proses persidangan,” ucap Ali Fikri kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (17/4).

Saksi yang akan dihadirkan, kata Ali, juga berkaitan dengan fakta persidangan yang terungkap pada Kamis (16/4) saat Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan sopir pribadi terdakwa Saeful Bahri, Moh Ilham Yulianto, memberikan kesaksiannya.

Pada persidangan kemarin banyak fakta hukum yang terungkap, terutama dari keterangan Hasto. Salah satunya adalah Hasto mengakui adanya permintaan uang dari Saeful Bahri kepada Harun Masiku untuk memuluskan permohonan DPP PDIP ke KPU.

Bahkan, kode ‘oke sip’ pun terungkap dari percakapan antara Hasto dengan Saeful Bahri. Percakapan tersebut selalu berhubungan dengan uang.

Hal tersebut juga berlaku untuk sidang sebelumnya, Senin (13/4), dengan saksi dua staf tersangka Wahyu Setiawan saat menjadi Komisioner KPU. Keduanya ialah Retno dan Rahmat.

Nama-nama baru yang muncul pada persidangan dua pekan ini melahirkan fakta dan temuan baru bagi KPK untuk menelusuri lebih dalam pihak-pihak yang terlibat dalam kasus yang menjerat tiga kader PDIP yakni Harun Masiku, Saeful Bahri, dan Agustiani Tio Fridelina.

“Pada persidangan ke depan, JPU akan menghadirkan saksi-saksi yang memperkuat pembuktian surat dakwaan,” pungkas Ali. [rmol.id]

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719