Peristiwa

Kompala Unifa Target Daerah Terisolir Jadi Sasaran Pendistribusian logistik

Kompala Unifa Target Daerah Terisolir Jadi Sasaran Pendistribusian logistik
63 / 100

JARINGAN INDONESIA – Kompala Unifa Target Daerah Terisolir Jadi Sasaran Pendistribusian logistik

Peristiwa  gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2  yang menguncang Provinsi Sulawesi Barat Jumat, (15/1/21), mengakibatkan sulitnya bantuan logistik menuju area terpencil untuknya itu Komunitas Pencinta Alam (Kompala) Universitas Fajar (Unifa) Makassar yang tergabung dalam Kompala Tanggap Bencana (KTB), menargetkan bantuan logistik yang akan digalang dipusatkan pada daerah terisolasi.

“Rencananya, kami akan menggalang donasi dari civitias Unifa dan dermawan lainnya hingga Kamis, 21 Januari. Bantuan yang terkumpul akan dibawa pada Jumat, 22 Januari untuk didistribusikan ke warga korban bencana. Fokus kami nanti adalah daerah yang terisolir dan masih minim bantuan,” ujar Nelfan Toding Ketua Umum Kompala Unifa Rabu (20/1/21).

Nelfan juga membeberkan sehari setelah gempa bumi yang mengguncang Kabupaten Majene dan Mamuju tepatnya Sabtu (16/1/21), telah mengirim 5 orang anggotanya, yang tergabung dalam KTB yang dipimpin langsung Indra Adiyaksa.

“setibanya dilokasi, tim KTB dibagi dua. Tiga orang di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene dan dua orang di Kecamatan Tapalang, Mamuju. Dua kecamatan ini berbatasan dan terdampak paling parah” beber nelfan

Di dua kecamatan itu, KTB bergabung dengan relawan lainnya dalam membantu masyarakat terdampak. saat dikonfirmasi oleh Jaringanindonesia.com koordinator KTB, Indra, mengatakan pada hari keempat mereka di Sulbar, anggota KTB bersama Mahasiswa pencinta Alam Klorofil Universitas Tomakaka, membantu Lembaga Kemanusiaan KUN dalam melakukan Emergency Response & Mobile Clinic di Desa Dungkait, Kecamatan Tapalang Barat, Mamuju.

“Kepala Desa Dungkait mengaku sangat bersyukur dengan kegiatan pelayanan kesehatan ini. Sebab sejak gempa, ini pertama kalinya warganya mendapat pelayanan kesehatan,” kata Indra mengutip pengakuan Kepala Desa Dungkait.
hingga Selasa (19/1/21), jumlah korban meninggal dilaporkan sebanyak 90 orang, ratusan orang terluka, ratusan rumah ambruk, rusak berat dan rusak ringan. Korban meninggal terbanyak di Mamuju

Avatar
About Author

Ryand Saputra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *