Warna dan corak kain sutera Sulawesi Selatan. [Foto: liputan6.com]

Kembalikan Kejayaan Sutera, Sulawesi Selatan Siapkan Anggaran Rp18 Miliar

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Kabupaten Soppeng dan Wajo akan menjadi daerah pengembangan sentra sutera di Sulawesi Selatan.

Jika kamu berkunjung ke Sulawesi Selatan, belum lengkap rasanya jika kembali ke rumah tanpa membawa oleh-oleh khasnya. Nah, salah satu yang jadi favorit sebagai buah tangan dari Provinsi ini adalah kain sutera.

Sutera menjadi salah satu kain yang menjadi andalan dan juga kebanggaan bagi Sulawesi Selatan. Ingin menjadi pusat dan sentra pengembangan sekaligus mengembalikan kejayaan sutera di Sulawesi Selatan, Pemerintah Provinsi menyiapkan anggaran sebesar Rp18 miliar.

“Mengembalikan kejayaan sutera di Sulsel merupakan salah satu program prioritas Gubernur Prof Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman,” kata Kepala Dinas Perindustrian Sulsel Ahmadi Akil di Makassar, Jumat, 17 Januari 2020, seperti dikutip dari Kantor Berita Antara.

Anggaran sebesar Rp18 miliar tersebut akan digunakan pada seluruh proses pembuatan sutera, mulai dari budi daya ulat sutera, pembuatan kokon, pemintalan benang, desain, pengendalian mutu, pengembangan tenaga ahli, hingga proses pemasaran.

Dijelaskannya bahwa khusus untuk produksi sutera, rencana anggaran ada di Dinas Perindustrian, yang dialokasikan sebesar Rp11,6 miliar. Sedangkan sisanya dialokasikan Dinas Kehutanan Sulsel.

Ahmadi menyebutkan, anggaran sebesar Rp11,6 miliar di Dinas Perindustrian akan digunakan untuk membangun rumah produksi di Kabupaten Wajo dan Soppeng yang dilengkapi mesin pemintal, pengembangan SDM, hingga pembangunan rumah kokon.

Kembalikan Kejayaan Sutera, Sulawesi Selatan Siapkan Anggaran Rp18 Miliar 2Kepala Dinas Perindustrian Sulsel Ahmadi Akil menjelaskan potensi sutera Sulsel di Makassar, Jumat, 17 Januari 2020. [Foto: ANTARA/HO/Humas Pemprov Sulsel]

Selain melakukan penguatan hilir, Pemprov Sulawesi Selatan juga fokus pada hulu industri sutera melalui Dinas Kehutanan. Mulai dari penanaman murbei, rumah ulat, hingga pengadaan traktor dan sumur bor untuk menjamin ketersediaan kokon.

Diterangkan Ahmadi bahwa Kabupaten Wajo dan Soppeng menjadi dua daerah yang akan menjadi fokus sentra pengembangan sutera di Sulsel.

Untuk itu, Ahmadi meyakini, upaya mengembalikan kejayaan sutera di Sulsel dengan fokus pada pengembangan mulai dari hulu ke hilir dapat berhasil.

Sumber: cakapcakap.com

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719