Tana Luwu

Kejari Lutra Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Dana Bantuan Padat Karya

Kejari Lutra Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Dana Bantuan Padat Karya
64 / 100

JARINGAN INDONESIA – Kejari Lutra Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Dana Bantuan Padat Karya

Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Utara (Masamba), membongkar dugaan korupsi dana bantuan padat karya produktif infrastruktur, sarana dan prasarana pengembangan jalan produksi pertanian dalam rangka pemilihan ekonomi Nasional dampak Covid 19 tahun anggaran 2020. Dana bantuan ini berasal dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.

Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Utara,  Haedar,  menyatakan, bantuan pemerintah padat karya produktif infrastruktur,  prasarana pertanian, oleh tersangka, dananya  dipotong 35 persen dari setiap Kelompok Tani di Kecamatan Mappideceng.

”Dia menyebutkan potongan 35 persen itu adalah untuk biaya Adminstrasi, ATK padahal dalam petunjuk teknis kegiatan biaya adminstrasi dan ATK hanya 3 persen dari anggararan yang telah diberikan,” tegas Haedar, Rabu, (24/2/21).

Dari hasi penyidikan menetapkan tiga orang tersangka yakni YFA, BS, dan HS, selain itu Kejari Lutra juga menyita barang bukti uang tunai Rp. 300 juta

Tambahnya Haedar menyebutkan Sejumlah kelompok tani di Kecamatan Mappideceng tepatnya Desa Sumber Wangi dan Sumber harum telah mengakui memberikan uang sebesar 35 persen kepada fasilitator Kelompok Tani  atas perintah dan petunjuk dari oknum pada Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Utara dah oknum fasilitator gapoktan

“Uang pemotongan itu disetorkan kepada fasilitator dan oknum pegawai di Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Utara. Dari persentase itu,  Kejari Lutra mengamankan uang tunai sebesar Rp300 juta dan ada kemungkinan akan masih bertambah jumlahnya.”tutup Haedar

Avatar
About Author

Andi Hatta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *