Toraja Utara

Kalatiku Hadiri Soialisasi Penataan dan Penertiban Kawasan Pertokoan Rantepao

Kalatiku Hadiri Soialisasi Penataan dan Penertiban Kawasan Pertokoan Rantepao
63 / 100

JARINGAN INDONESIA – Kalatiku Hadiri Soialisasi Penataan dan Penertiban Kawasan Pertokoan Rantepao

Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, menghadiri Sosialisasi lanjutan Tahap II terkait rencana penataan dan penertiban kawasan Pertokoan Rantepao yang berlangsung di Tongkonan Tanete Ba’lele. Jumat, (22/1/21).

Dalam sosialisasi lanjutan ini, Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan menegaskan, penataan kawasan termasuk penataan kota Rantepao sudah menjadi salah satu tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah untuk direalisasikan bagi kepentingan pelayanan masyarakat luas yang dalam kebijakan dan pelaksanaannya didasari pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penataan Kota Rantepao khusunya di segment Pertokoan Jalur II merupakan program terencana dan telah diupayakan sejak sudah 3-4 tahun lalu yang bertujuan untuk mewujudkan tata ruang dan lingkungan Kota Rantepao yang berkualitas, ramah, nyaman dan aman.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan masyarakat Adat Ba’lele dalam sosialisasi ini diketahui jika status awal lahan tempat berdirinya bangunan Pertokoan Rantepao adalah tanah adat yang dihibahkan kepada pemerintah dengan peruntukan dikelola bagi kepentingan umum.

Kalatiku Paembonan juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan Pemerintah Daerah kepada tokoh dan masyarakat Adat Ba’lele atas hibah tanah adat kepada pemerintah untuk di pergunakan bagi kepentingan masyarakat umum.

“saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada para tokoh adat ba’lele pendahulu dan tokoh adat yang sekarang atas beberapa tanah yang dihibahkan ke pemerintah daerah untuk dipergunakan oleh masyarakat,” ucap Bupati.

Pada sosialisasi tahap pertama, Bupati Kalatiku Paembonan menjelaskan jika Pemerintah Kabupaten Toraja Utara juga sudah menyiapkan relokasi tempat berusaha sementara bagi para pelaku usaha yang menempati Pertokoaan Rantepao berikut para pengrajin yang menjual di sepanjang lokasi pertokoan.

“setiap masyarakat yang menggunakan atau yang berjualan di banguan pertokoan, pada saat penertiban/penataan, akan dialihkan atau di pindahkan ke pasar Bolu, sedangkan untuk masyarakat yang datang dari kampung yang menjual hasil karya seni mereka,akan di pindahkan ke bagian selatan terminal Bolu,” jelasnya.

sementara itu, Kepala Dinas Perkimtan Toraja Utara, Ir. Daniel Tandi selaku moderator dalam sosialisasi ini menjelaskan tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini adalah agar semua pihak yang terkait dapat meengetahui dan memahami urgensitas dilakukannya penataan kawasan Pertokoan Rantepao mengingat Toraja Utara termasuk Kota Rantepao berada dalam wilayah pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Toraja yang membutuhkan penataan dan pengelolaan kawasan sebagai citra pariwisata.

Selain itu juga diungkapkan penataan penting segera dilakukan sebab didapati konstruksi bangunan pertokoan dua lantai yang telah berusia puluhan tahun tersebut sudah dalam kondisi rapuh yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan pengguna dan masyarakat.

Avatar
About Author

Ryand Saputra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *