Haris Azhar - studio TV One

Haris Azhar: Kayak Baru Seminggu Jadi Negara

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Blak-blakan Imbau Pemerintah Maksimal Tangani Corona, Haris Azhar: Kayak Baru Seminggu Jadi Negara

JARINGAN INDONESIA – Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Haris Azhar mengimbau pemerintah untuk mencontoh negara lain dalam hal penanganan Virus Corona.

Dilansir TribunWow.com, Haris Azhar menilai persediaan pemindai termal tak cukup menyetujui virus dengan nama lain Covid-19 itu.

Menurutnya, jumlah anggaran dan keberlanjutan para menteri harusnya bisa digunakan untuk persetujuan.

Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Haris Azhar dalam tayangan ‘DUA SISI’ tvOne, Kamis (19/3/2020). (YouTube Talk Show tvOne)

Hal itu disampaikan Haris Azhar melalui tayangan YouTube Talk Show tvOne , Kamis (19/3/2020).

“Jangan nanti minggu depan angkanya udah 2 ribu, mudah-senang enggak, mari kita berharap dan berdoa,” jelas Haris.

“Tapi nanti berubah lagi kebijakan negara.”

Haris lantas mengimbau pemerintah untuk mencontoh kebijakan negara lain dalam penanganan Corona.

Namun, ia enggan secara gamblang menyebut negara yang patut dicontoh kebijakannya oleh Indonesia.

“Kenapa negara enggak potret kebijakan, saya enggak mau segampang itu langsung bilang negara mana,” kata Haris.

Menurut Haris, anggaran yang besar dan keberadaan para menteri kabinet harusnya bisa membantu penyelesaian masalah ini.

Karena itu, ia mengimbau pemerintah segera mencontoh negara lain yang berhasil menangani Corona.

“Kayak kita ini baru seminggu jadi negara, kita keluar duit udah banyak di APBN, kita punya banyak menteri, banyak aturan,” kata dia.

“Semuanya diambil pembelajarannya, enggak bisa plek-plekan diambil di sana.”

Lebih lanjut, Haris menyinggung alat yang disediakan pemeritah untuk mendeteksi Corona.

Haris menjelaskan, tak semua warga yang positif Corona menunjukkan gejala terifeksi.

“Itu juga yang mau saya bilang, kita enggak bisa hanya pakai thermal saja. Ada orang yang sakit badannya baik-baik,” terangnya.

“Pemain Juventus semua mereka sehat-sehat aja, baik-baik aja masih bisa foto.”

Karena itu, Haris mengimbau pemerintah untuk melakukan penanganan Corona secara maksimal.

Tak hanya menyediakan alat, pemerintah disebutnya juga perlu memberikan panduan lengkap kepada masyarakat agar terhindar dari paparan Corona.

“Jadi maksud saya kita bikin berlapis-lapis, komperhensif. Ada alat deteksinya, deteksi berlapisnya, kalau orang engga puas dia disediakan fasilitas,” jelas Haris.

“Kalau mau menyendiri di rumah ini panduannya, tapi negara juga menyediakan itu suplai sayur, informasi tetap jalan. Jadi semua dimobilisir, ”pungkasnya.

Simak video berikut ini menit ke-2.55:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719