Gubernur Sulsel Ajak Milenial Melek Agribisnis

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

MAKASSAR, JARINGAN INDONESIA – Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah mengajak milenial melek Agribisnis saat memaparkan potensi dan kemajuan pembangunan Sulsel dari tahun 2018 hingga 2020 pada saat Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam XIV Hasanuddin.

Untuk menarik peminat generasi muda agar mau menjadi petani profesional perlu diberikan keyakinan baik dari pemerintah maupun dari TNI dan Polri.

“Kita harus memberikan keyakinan kepada kaum melenial menjadi petani adalah jalan menuju kesejahteraan,” ujar Nurdin Abdullah, Jumat (6/3/20).

Rapim Kodam XIV Hasanuddin ini dihadiri seluruh unsur pimpinan Kodim di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Utara, di Gedung Balai Prajurit Jenderal M. Jusuf.

Tambahnya potensi yang diperoleh Sulsel sebagai perikanan, pertanian dan pariwisata. Sementara untuk progres terdiri dari reformasi birokrasi, mal pelayanan, panggilan langsung dan yang paling diterima betul masyarakyat Sulsel adalah pembangunan infrastruktur.

Disektor pertanian Sulsel menjadi daerah penyangga beras 22 provinsi se-Indonesia. Prestasi ini masih harus ditingkatkan dengan cara memanfaatkan lahan tak ada hujan menjadi lahan resapan udara.

Keunggulan lain menyebutkan hanya coklat dan biji jambu mete, yang sekarang produksinya sudah menurun, padahal kedua varietas ini merupakan produk unggulan Sulsel.

Selain itu, lanjutnya, perang dunia bukan ancaman bagi seluruh dunia, tetapi yang menjadi ancaman paling serius adalah krisis pangan dunia.

Di sektor perikanan, masih dengan masalah Terkait dimana para nelayan masih belum memiliki SDM yang baik dan juga menyediakan fasilitas tejnologi penangkapan ikan masih serba tradisional.

“Masih kurang SDM dan teknologi penangkapan ikan. Selama ini kita masih mengunakan metode tradisional sederhana,” ungkapnya.

Untuk mendorong maju para nelayan Pemprov Sulsel akan membangun fasilitas pelelangan ikan moderen di Kota Palopo.

Sektor pariwisata, Sulsel tidak kalah dengan daerah lain seperti Bali, NTT dan NTB. Sulsel sendiri memiliki potensi wisata mulai dari wisata alam, wisata laut hingga wisata cangkar, budaya yang dimiliki, namun masih terkendala dengan konektivitas atau akses jalan.

“Untuk menjemput pengunjung, kami membangun akses jalan Bua-Rantepao, Bandara Internasional Buntu Kunik dan kami akan membangun akses jalan di Bulukumba untuk pariwisata,” jelasnya.

Begitu juga dengan infrastruktur mulai dari jalan, bandara, rumah sakit dan masih banyak lagi pembangunan lainnya. Menurut dia, setiap rupiah dari APBD Sulsel harus betul-betul dimanfaatkan dan diterima betul masyarakyat Sulsel.

Oleh karena itu jalan tersebut merupakan urat nadi pendapatan. Pemprov Sulsel akan membangun jalan untuk memperbaiki konektivitas antar kabupaten / kota atau antar provinsi. (Zch)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719