Tana Luwu

Desa di Luwu Keluhkan Biaya Pelatihan Dua Hari Rp 4,5 Juta

0
Ilusitrasi Rupiah-THINKSTOCKS/FITRIYANTOANDI/ via Kompas.com

Sejumlah kepala desa yang ada di Kabupaten Luwu mengeluhkan biaya pelatihan yang digagas salah satu lembaga yang pelaksanaannya di Makassar.

Pasalnya, lembaga tersebut mematok biaya hingga Rp 4,5 juta per peserta.

Padahal materi kegiatan hanya berlangsung selama dua hari.

Menurut sejumlah kepala desa, pelatihan itu dianggap terlalu mahal.

Selain itu, materi pelatihan yang disampaikan juga sudah pernah diikuti oleh kepala desa baru-baru ini.

“Biasanya kalau di Makassar biayanya Rp 3 juta, kalau ini Rp 4,5 juta. Pasti kita harus siapkan dana hingga Rp 6 juta karena perjalanan tidak ditanggung. Selain itu, materinya juga sama pelatihan kami baru-baru ini,” ujar salah seorang kepala desa yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Selain itu, kades tersebut mengemukakan jika saat ini APBDes tahun 2020 belum ditetapkan.

Sementara alokasi anggaran untuk kegiatan itu tentunya berasal dari anggaran APBDes 2020.

“Kalau kita ikut, anggaranya tentu dari APBDesa 2020, sementara anggaran belum ditetapkan jumlahnya perdesa,” ujar kades itu.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Luwu, Masling Malik membenarkan adanya pelatihan yang digagas lembaga swasta di Makassar.

“Soal biaya sepenuhnya diatur sama lembaga itu, karena memang pelaksanaannya adalah mereka,” urainya.

Direktur program lembaga pengembangan manajemen keuangan pembangunan dan pemerintahan daerah Yunus Arfan selaku pelaksana kegiatan yang dikonfirmasi soal ini belum memberikan tanggapan.

Melalui WhatsApp, yang bersangkutan hanya membaca pesan, namun tidak memberikan jawaban terkait ini.

Sumber: tribunnews.com

Bagaimana PSM Tanpa Klok? Sumirlan: Pengaruhnya Sedikit

Previous article

Ini Dia Alternatif Olahraga untuk Ibu Hamil Saat Musim Hujan!

Next article

You may also like

Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Tana Luwu