Demi Pemulihan Ekonomi, Bantuan Subsidi Upah Untuk Pekerja Bergaji di Bawah Rp 5 Juta Akan Disalurkan September

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JARINGAN INDONESIA – Demi pertumbuhan dan pemulihan ekonomi secara keseluruhan, pemerintah melalui BPJS Ketenagakerjaan memberikan bantuan subsidi upah 600rb selama 4 bulan bagi karyawan yang bergaji di bawah 5jt/bulan.

Ketua pelaksana komite penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional, Erick Thohir melalui kerja sama dengan BPJAMSOSTEK menyisir data para karyawan tersebut. hasilnya, didapati 13,8 juta karyawan dengan nilai iuran di bawah Rp 150 ribu. Yang artinya pendapatan mereka di bawah Rp 5 juta per bulan.

“Fokus bantuan pemerintah ini adalah 13,8 juta pekerja non PNS dan BUMN yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah Rp150.000 per bulan atau setara dengan gaji di bawah Rp 5 juta per bulan,” Ucapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2020).

Lanjut Erick Tohir mengatakan akan terus berusaha memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah krisis karena pendemi Covid-19.

“Tujuan pemerintah menggelontorkan bantuan gaji tambahan adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat di tengah pandemi Covid-19”, tandasnya.

Ditempat terpisah, Kepala Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu mengatakan, Program Bantuan subsidi gaji bagi pekerja ini akan ditargetkan dapat mulai berjalan di bulan September 2020. Pemerintah masih mengkaji skema yang tepat dalam penyaluran insentif tersebut.

“Ini bukan masalah besarannya, tapi bagaimana uang itu sampai ke kantong penerima. Ini sedang kita pikirkan bagaimana agar seefisien mungkin (menyasar penerima),” ujarnya dalam diskusi daring Kemenkeu, Kamis (6/8/2020).

Febrio mengungkapkan, Kemenkeu terus berkordinasi dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional untuk finalisasi skema pemberian insentif. Bahkan, ditargetkan rampung pekan depan.

“Mudah-mudahan di minggu depan bisa lebih jelas, dan bisa diumumkan secara resmi. Tapi, angkanya masih bergerak. Tapi, kalau Pak Presiden mengumumkan Rp 2,4 juta, maka itu yang akan dipakai,” pungkas Febrio.

Sementara itu, terkait wacana bantuan pemerintah untuk pekerja swasta ini, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Iqbal Said mewanti-wanti agar penerapan kebijkan ini diawasi dengan ketat supaya tepat sasaran.

“Data 13,8 juta buruh yang akan menerima bantuan ini harus valid agar pemberian bantuan upah tepat sasaran,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis (6/8/2020).

Apalagi, lanjutnya, di masa pandemi Covid-19 ini banyak buruh yang tidak mendapatkan upah penuh. Sehingga, dampaknya adalah daya beli masyarakat yang menurun.

KSPI sendiri secara terbuka pernah mengusulkan program subsidi upah bagi buruh yang terdampak akibat pandemi. Dengan adanya subsidi upah, manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh buruh. (Zch/JI)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719