Kota Makassar/pito11makassar2017.com

COVID-19: Makassar Akan Berlakukan PSBK?

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Dari 24 Kabupaten/Kota di Sulsel, Kota Makassar menjadi episentrum penyebaran COVID-19 sejauh ini. Virus Corona Banyak Menyebar di 4 Kecamatan Ini di Kota Makassar.

JARINGAN INDONESIA – Kasus virus corona di Sulawesi Selatan merupakan yang terbanyak di luar Pulau Jawa sejauh ini. Sejumlah langkah dilakukan oleh pemerintah setempat untuk mencegah penularan dan penyebaran COVID-19 yang cepat tersebut. Dari 24 Kabupaten/Kota di Sulsel, Kota Makassar menjadi episentrum penyebaran COVID-19 sejauh ini.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan melakukan isolasi beberapa perumahan untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). Pasien PDP tingkat I akan ditempatkan di shelter khusus untuk mencegah penyebaran.

“Daerah yang tingkat penyebaran sangat besar antara lain di Kecamatan Ujung Pandang, Tamalate, dan Rappocini, termasuk Panakkukang. Wilayah ini akan diterapkan secara ketat PSBK,” kata Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb saat melakukan video conference dengan wartawan, Sabtu, 11 April 2020.

“Beberapa pemukiman sudah kami minta dilakukan isolasi dan tidak melakukan lagi kontak fisik dan penerimaan tamu di luar warga yang bermukim,” imbuhnya.

Saat melakukan rapat dengan Forkopimda Sulsel, Iqbal menyebut Makassar masih akan berfokus melaksanakan pembatasan sosial berskala kecil (PSBK) dan berdasarkan analisis tim kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) disebutkan bahwa penyebaran COVID-19 di Makassar disebabkan oleh transmisi lokal.

“Untuk itu, secara tegas dibicarakan bagaimana masyarakat di Makassar paham pentingnya physical distancing. Kami akan berkoordinasi terus dengan Kodim untuk tingkat Makassar dan Polres,” ucapnya.

Selain itu, Pemkot Makassar menyiapkan shelter isolasi untuk mengisolasi pasien ODP dan PDP tingkat I yang tidak memiliki penyakit komplikasi. Hal ini dilakukan karena beberapa pasien yang masuk dalam kategori OPD dan PDP tidak disiplin melaksanakan isolasi diri.

“Maka disiapkan shelter isolasi itu shelter di gedung Diklat Provinsi,” ungkapnya, detikcom melaporkan.

Seperti diketahui, kasus virus corona (COVID-19) di Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menunjukkan peningkatan sejauh ini. Tambahan 11 kasus baru mejadikan Sulsel mencatat total kasus menjadi 178 orang positif per Sabtu, 11 April 2020.

Berdasarkan laporan dari pusat data Gugus Tugas COVID-19 di pusat yang diterima Sabtu, tercatat ada penambahan 11 kasus baru di Sulsel, meninggal dunia empat orang, dan dinyatakan sembuh satu orang. [cakapcakap.com]

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719