News Sulsel Kesehatan

Covid-19 Diperketat, Gubernur Sulsel Hingga Tamu Rujab Wajib Cek Suhu Tubuh

Covid-19 Diperketat, Gubernur Sulsel Hingga Tamu Rujab Wajib Cek Suhu Tubuh
54 / 100

MAKASSAR, JARINGAN INDONESIA – Pemprov Sulsel meningkatkan pengawasan bagi pegawai hingga tamu untuk tindakan preventif penyebaran virus korona atau Covid-19.

Salah satu upaya yang dilakukan, yakni dengan melakukan pengecekan suhu tubuh bagi setiap orang yang akan masuk ke rumah jabatan Gubernur Sulsel di Jalan Sungai Tangka dengan menggunakan termo gun.

Seperti yang terlihat pada Minggu malam, 15 Maret 2020, tamu dan pegawai Rujab mengikuti prosedural pemeriksaan tersebut yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Sulsel.

Bupati Soppeng, Kazwadi Razak yang akan bertemu dengan gubernur juga diperiksa. Pertama suhu tubuh diperiksa. Selanjutnya, diberikan antiseptic/sanitizer. Mereka juga yang ingin mencuci tangan disediakan di ruang tunggu Rujab.

“Ini bagus ada pemeriksaan seperti ini, dimana kita bisa dapat alatnya ini,” kata Kaswadi.

Demikian juga dengan Wali Kota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe yang datang bersama istri dan jajaran. Mereka memiliki sejumlah agenda di Kota Makassar, termasuk meninjau penerapan Smart City Kota Makassar.

Covid-19 Diperketat, Gubernur Sulsel Hingga Tamu Rujab Wajib Cek Suhu Tubuh 3Satu dari tiga dokter yang bertugas, dr Muhammad Takwim menjelaskan secara teknis dan menurut medis 36,5-37,5 derajat celcius adalah suhu normal, di atas itu sudah masuk kategori demam. Untuk kategori SOP pusat untuk observasi kasus Korona pada mereka yang memiliki suhu 38 derajat celcius.

Covid-19 Diperketat, Gubernur Sulsel Hingga Tamu Rujab Wajib Cek Suhu Tubuh 4

Saat ini tempat umum dianjurkan untuk menyediakan sanitizer, termasuk kantor pemerintah sudah dianjurkan, terutama pelayanan umum sebagai upaya pencegahan.

“Kisaran pertahanan biasanya delapan jam. Sebaikya dan dianjurkan setelah menggunakan tiga kali pakai (sanitizer), juga menggunakan sabun untuk cuci tangan pakai air,” jelas Takwim. (Zch)

Avatar
About Author

Editorial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *