Peruri Menangkan Tender Cetak Uang Peru

Berhasil Lawan Jerman dan Inggris, PERURI Menang Tender Cetak Mata Uang untuk Amerika Latin

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Peruri baru-baru ini memenangkan tender pencetak uang untuk mata uang Peru, bersama dengan Bank Sentral Peru, yakni Banco Central De Reserva Del Peru (BCRP).

Selain prestasi olahraga yang membanggakan, Indonesia juga patut bersyukur karena banyak perusahaan dalam negeri yang berhasil bersaing dengan dunia luar. Salah satu yang baru-baru ini muncul dengan prestasi yang membanggakan adalah Perusahaan Umum (Perum) Peruri, yang merupakan BUMN satu-satunya yang memiliki kewenangan untuk mencetak uang di Indonesia.

Peruri baru-baru ini memenangkan tender pencetak uang untuk mata uang Peru, bersama dengan Bank Sentral Peru, yakni Banco Central De Reserva Del Peru (BCRP). Keduanya telah melakukan penandatanganan kerjasama berkaitan dengan pencetakan Soles, mata uang dari negara tersebut.

Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya sendirilah yang melakukan penandatanganan kerjasama di Kantor BCRP, Lima, Peru. Sementara dari pihak Bank Sentral Peru, bertindak sebagai penandatangan kerjasama adalah Javier Gutierrez Gonzales, Manager of Currency Management Departement Banco Central De Reserva Del Peru (BCRP).

Proses tender sendiri dilaksanakan selama dua bulan. Selama kurun waktu tersebut, Perum Peruri bersaing ketat dengan beberapa perusahaan kelas dunia yang kompetitif, yakni Gisecke & Devrient (Jerman), Oberthur (Perancis), De La Rue (Inggris), Goznak (Rusia) dan PWPW (Polandia). Bersykurnya, Indonesia berhasil memenangkan tender tersebut. Sebuah prestasi yang membanggakan karena kualitas perusahaan dalam negeri sudah diakui hingga ke Peru.
Berhasil Lawan Jerman dan Inggris, PERURI Menang Tender Cetak Mata Uang untuk Amerika Latin 2
Pimpinan Peruri dan Bank Sentral Peru dalam Penandatanganan Kerjasama
Secara resmi, keberhasilan Peruri dalam proses terder tersebut diumumkan melalui surat ketetapan yang ditandatangani oleh Julio Velarde Flores sendiri, pada 26 Desember 2019. Dalam perjanjian tersebut, disebutkan bahwa Peruri akan mencetak tiga pecahan mata uang Peru, yaitu Soles 10, Soles 20 dan Soles 50 dari total empat (empat) denominasi yang digunakan di Peru. Secara tersurat, Peruri mengambil alih pencetakan sebagian besar pecahan mata uang Peru.
Secara tender harga, proyek pencetakan uang untuk Peru ini merupakan nilai tertinggi sepanjang sejarah Peruri melakukan tender selama ini. Dihitung, proyek ini memiliki nilai sebesar Rp. 260 Miliar. Selain itu, ini adalah proyek terjauh di sepanjang karir Peruri. Guna mendukung proyek ini, Peruri menggaet PT. Sicpa Peruri Securink (PT. SPS) untuk material tinta yang akan digunakan. PT. SPS merupakan perusahaan afiliasi Peruri dengan perusahaan asal Swiss bernama Sicpa. PT. SPS bahkan saat ini menjadi salah satu perusahaan tinta sekuriti terbesar di dunia.

Cakap People tahu? Proyek pencetakan mata uang Peru ini menambah daftar panjang proyek internasional yang dikerjakan Peruri. Proyek internasional yang juga dikerjakan oleh Peruri antara lain Pita Cukai Nepal, Pita Cukai Pakistan, Paspor Sri Lanka, Prangko Nepal dan Prangko Filipina. (cakapcakap.com)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719