News Nasional Sulsel Peristiwa Tana Luwu

Banjir Bandang di Luwu Utara, 16 Tewas, 23 Hilang

Banjir Bandang di Luwu Utara, 16 Tewas, 23 Hilang
69 / 100

LUWU UTARA, JARINGAN INDONESIA — Basarnas Sulawesi Selatan, melaporkan 16  Tewas, dan 23 Orang lainya hilang akibat banjir bandang di Kabupaten Luwu Utara.

Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Luwu Utara di tenggarai akibat hujan lebat sehingga sungai Masamba serta sungai radda meluap.

Hingga berita ini di turunkan, Basarnas Sulawesi Selatan masih berupaya mencari korban banjir bandang, Rabu, (15/7/20).

Berikut data yang diterima Tim Redaksi Jaringanindonesia.com

Meninggal Dunia : 16 Orang
Data Pencarian: 23 Orang

Data Korban MD:
1. Gandi (L/35) Pontanden -> RS Andi Jemma
2. Askar (L/49) Pontanden -> RS Andi Jemma
3. Mahmud (L/47) Radda -> RS Hikmah
4. Dra. St. Wahyu (P/63) Sapek -> RS Andi Jemma
5. Sabarina (P/56) Pontanden -> RS Andi Jemma
6. A. Nina Saad (P/23) Pontaden ->
7. Mahmud (L/47) Radda -> RS Hikmah
8. Disya (10) Masamba -> RS Hikmah
9. NN , Kmp Kurra -> RS Hikmah
10. Amri (L/43) Bone Tua -> RS Hikmah
11. NN , Radda -> RS Hikmah
12. NN , Radda -> RS Hikmah
13. Muh. Idris(L/85) Massamba Affair -> RS Hikmah
14. Putra Adrean (L/18) Petambua -> RS Hikmah
15. NN, Patila – PKM Baebunta
16. A. Nabil Wais – Pontaden RS. A. Djemma.

Data Korban Luka-Luka:
1. Nursia (P/44) Radda
2. Windi Lifriandi (P/26) Bone Tua, Masamba
3. Heril (L/28) Radda
4. Hera Hedrian (L/17)
5. Wahyuni (P) Radda
6. H. Syamsu (L) Radda
7. Jelita Busor (P) Radda
8. Kadir (L) Radda
9. Salsa (P) Masamba
10. Wardah (P) Masamba
(Dirawat di RSUD Masamba)

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Pos Unit Siaga Palopo dan Bone terus melakukan evakuasi terhadap korban banjir bandang di Desa Radda Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara.

Sementara itu Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, menjelaskan pihaknya saat ini masih melakukan pendataan lokasi pengungsian warga untuk kebutuhan penyaluran bantuan.

Pihaknya juga berharap agar jaringan listrik dan telekomunikasi dapat segera dipulihkan untuk memudahkan koordinasi penanggulangan dampak bencana banjir bandang itu.

“Yang jelas teman-teman PLN kan sudah bergerak, kita lihat sendiri tadi, tapi tentu saja butuh kehati-hatian, kalau Telkom kita berharap pemerintah untuk dapat segera, karena terus terang kita mau komunikasi juga kan susah sekali,” jelas Indah Putri. (ryn)

Avatar
About Author

Editorial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *