Balas Dendam Siswa SMK 2 Gowa di Keroyok, Polres Gowa Amankan Pelaku

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

GOWA,  JARINGAN INDONESIA — Motif balas dendam siswa Sekolah Menengah Kejuruan SMK 2 Gowa Abu Bakar Ramadhan (16) dikeroyok, polres Gowa  amankan dua orang pelaku pengeroyokan

“Motifnya balas dendam. Untuk sementara alasan pelaku karena sebelumnya juga sudah dikeroyok oleh korban,” kata Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan, Minggu, (23/2/20).

Pelaku adalah Andi Alqadri HR 17 tahun dan Muh Syahrul Ramdhan 17 tahun. Sementara  dalam proses pencarian masing-masing Kamil Muhammad 24 tahun dan Faisal 25 tahun.

Bermula saat pelaku mendatangi korban di sekolahnya, pada Jumat 21 Februari 2020. Kemudian pelaku Andi Alqadri bersama ke tiga rekannya memasuki ruang kelas korban dan langsung melakukan pemukulan terhadap korban.

Awalnya korban sedang berada di ruang kelas dan melaksanakan belajar mengajar. Kemudian tiba-tiba Andi Alqadri Cs memasuki ruangan kelas dan langsung memukul korban.

“Faisal, rekan pelaku merangkul korban dan membawanya keluar dari ruangan kelas, dan memasukkan korban ke dalam mobil berniat untuk membawanya ke Polsek Somba Opu. Namun setelah dalam perjalanan korban mengatakan saya tidak tau apa-apa dan bukan saya yang melakukan pemukulan terhadap kamu,” kata Mangatas menjelaskan hasil interogasi.

Kemudian Faisal dan Kamil, yang merupakan rekan pelaku mengatakan, bahwa bukan Abu Bakar Ramdhan pelakunya.

“Akhirnya para pelaku pengeroyokan memutuskan untuk membawa korban ke rumah sakit Syekh Yusuf. Atas kejadian tersebut korban merasa keberatan dan melaporkan ke pihak yang berwajib,” ungkapnya.

Saat ini pihak penyidik telah mengamankan barang bukti berupa mobil Nissan Grand Livina warna hitam.

“Menurut keterangan pelaku bahwa pelaku melakukan pengeroyokan bersama dengan beberapa rekannya, yaitu Kamil Muhammad sementara dalam proses pencarian dan Faisal juga sementara dalam proses pencarian,” kata Mangatas.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 80 ayat 1 UURI NO 35 TAHUN 2014 tentang perlindungan anak ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan penjara. (Ryn)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719