Rahasia untuk menguasai Fotografi Malam Hari

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

oleh Aisha Nazar

Tidak banyak yang tahu itu Aisha Nazar tidak pernah menyangka dia akan berhasil sebagai fotografer profesional.

“Saya melihat kamera mirrorless dan langsung dibeli tanpa berpikir panjang,” tuturnya. “Saya langsung menyesali keputusan saya dan setelah beberapa kali gagal menjual kamera ini, akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan kamera itu dan meningkatkan kemampuan fotografi saya.”

Usaha yang tidak sia-sia. Tahun lalu, perempuan asal Kuala Lumpur berhasil memenangkan peserta lain pada kompetisi ThroughTheLens yang digelar Sony. Berkat kemenangannya tersebut, ia mendapatkan akses ke lab teknologi Sony serta peluang magang satu tahun di perusahaan raksasa teknologi tersebut.

Lewat Matanya

Dengan pengalaman ini, Aisha mengakui bahwa ia dapat mewujudkan mimpinya menjadi fotografer perjalanan dan dokumenter, profesi yang jauh berbeda dari pekerjaannya sebelumnya sebagai karyawan perusahaan.

Gaya fotografinya? Gambar yang mampu menceritakan kisah. Dia sangat menyukai kedalaman makna dari momen-momen yang terekam, alih-alih melepaskan mendapatkan foto yang bagus apa saja yang ada.

“Memahami objek yang kamu foto, meski hanya sedikit, akan mengubah sudut pandangmu,” katanya dengan jujur. “Cara ini bisa membantu Anda berpikir dan menemukan ide untuk ditulis.”

Rahasia untuk menguasai Fotografi Malam Hari 2

Alpha 7 III | FE 55mm F1.8 ZA | 82mm * | 1/250 dtk | f / 1.8 | ISO 1600

Setelah mantap membahas cerita dalam fotografi, Aisha kemudian membahas teknis dan proses kreatif dalam fotografi malam hari dengan kamera Full Frame Sony.

Ada satu aspek unik yang ia tekankan, yaitu manipulasi cahaya saat memotret di malam hari. Beragam gambar, mulai dari jejak cahaya yang tajam hingga potret jalanan yang sangat indah, dapat diperoleh dengan sumber cahaya yang tepat dan diatur kamera.

“Dalam fotografi malam hari, tidak ada teknik yang benar atau salah,” dia salah.

Baca untuk mengetahui tips menguasai fotografi malam hari dari Aisha.

Peralatan fotografi praktis andalan Aisha

Mengapa harus menggunakan kamera Full Frame Sony untuk mengambil foto malam hari?

Kamera Full Frame Sony sangat tepat untuk fotografi malam karena memiliki sensor ukuran penuh sehingga lebih banyak masuk ke sensor terpotong. Kamera ini juga dibekali ISO tinggi sehingga dapat menghasilkan gambar dengan detail yang kaya dan mengurangi noise.

Rahasia untuk menguasai Fotografi Malam Hari 3

Alpha 7 III | FE 55mm F1.8 ZA | 55mm | 1/200 dtk | f / 1.8 | ISO 160

Bagaimana mengatur fotografi malam hari yang biasa Anda gunakan?

Untuk fotografi malam hari, terutama saat memotret jalanan, saya biasanya menggunakan kamera berikut:

Mode manual
F-stop: Ambil foto lebar dengan nilai apertur f2.8 atau lebih rendah, jika perlu
ISO: Ambil foto antara ISO 800 – 1600, tergantung pencahayaan dan foto akhir yang ingin saya dapatkan. Dengan Alpha 7 III Sony, saya tidak khawatir foto yang saya ambil memiliki banyak noise. Kamera ini dapat menghasilkan gambar yang bagus dalam kondisi ringan temaram.
Kecepatan Rana: 1/80 – 1/160 dtk
Ambil foto RAW untuk memaksimalkan detail pascaproduksi.

Tips fotografi jalanan

Bagaimana pengalaman Anda saat memotret di malam hari? Untuk fotografi jalanan, pentingkah autofokus untuk mengabadikan momen dengan sempurna?

Real-time Eye AF langsung dan mengalihkan subjek foto, bahkan dalam kondisi cahaya temaram. AF yang cepat sangat penting untuk fotografi jalanan karena momen yang sudah terlewat tidak mungkin terulang lagi. Anda memerlukan pilihan cepat untuk keperluan ini agar dapat fokus pada subjek dengan cepat. Kamera dengan sensor bagus, seperti Sony Full Frame, sangat tepat untuk fotografi ini karena memiliki kinerja yang unggul saat memotret dalam kondisi pencahayaan rendah sehingga dapat digunakan subjek foto dengan lebih baik.

Bagikan kiat fotografi di malam hari Anda.

Jangan menarik perhatian! Cara ampuh agar tidak memancing perhatian tidak perlu pakaian yang menarik saat mengambil foto. Kenakan pakaian seperti yang umum dipakai orang-orang. Gunakan layar yang ringkas, seperti kamera F1.8 35 mm atau 55 mm Sony. Berkat autofokus yang supercepat, Anda dapat memotret pemandangan jalan yang dinamis dengan resolusi antar sudut yang tinggi menggunakan apertur lebar, serta bokeh mulus.

Saya juga sangat menarik untuk memotret dengan mode senyap agar tidak menarik perhatian saat rana tertutup dan Anda dapat meminta transisi yang alami. Hanya menggunakan Electronic Viewfinder (EVF) kamera Sony sesekali dan ambil foto setinggi pinggang atau dada agar orang-orang tidak mengerti mereka sedang difoto.

Saat memotret jalanan yang gelap, Manfaatkanlah cahaya di sekitar Anda, misalnya lampu depan mobil yang lewat sebagai cahaya belakang subjek Anda. Ini akan menciptakan efek iluminasi yang mempertegas gambar, Anda juga dapat menggunakan panel cahaya pada eksterior sebagian besar toko atau restoran sebagai sumber cahaya untuk subjek foto Anda.

Rahasia untuk menguasai Fotografi Malam Hari 4

Alpha 7 III | FE 55 mm F1.8 ZA | 55 mm | 1/125 dtk | f / 1.8 | ISO 500

Bagaimana cara mengambil gambar tanpa suara saat memotret di malam hari?

Menguji kemampuan kamera menggunakan ISO sangat penting agar Anda tahu kemampuan kamera dan ISO terbaik untuk menghasilkan gambar akhir yang lebih bersih dan lebih tajam. Anda juga dapat menggunakan tripod untuk mendapatkan gambar yang bagus, sehingga Anda bisa menggunakan ISO dan kecepatan rana yang lebih rendah.

Anda juga dapat menggunakan apertur lebar untuk mendapatkan jumlah cahaya maksimal. Lensa G Master Sony adalah solusi paling tepat untuk kebutuhan ini karena foto yang dihasilkannya tetap jelas, bahkan dengan aperture paling lebar sekalipun. Selain itu, lensa ini memiliki lapisan khusus yang mengurangi semburan cahaya yang biasa terjadi pada malam hari.

Cara menggunakan flash yang benar

Bagaimana cara memaksimalkan flash saat mengambil potret malam hari di luar ruangan?

Flash, seperti HVL-F60RM Sony dapat digunakan sebagai sumber cahaya untuk menerangi subjek saat Anda memotret di malam hari. Flash pada kamera, menurut saya, sedikit terlalu datar dan terang. Oleh karena itu, Anda dapat menggunakan reflektor untuk memantulkan cahaya dari samping ke subjek untuk mendapatkan efek lebih dramatis dengan memanfaatkan kekontrasan antara objek yang paling banyak dan paling sedikit mendapatkan cahaya.

Mengabadikan jejak cahaya

Bagaimana cara mendapatkan foto jejak cahaya yang sempurna?

Foto jejak cahaya yang sempurna mampu mengabadikan jejak cahaya dengan tajam dan mulus, menghasilkan gambar yang sangat bagus. Menurut saya, transisi halus jejak cahaya pada foto dengan latar belakang hitam terlihat hebat dan menarik.

Rahasia untuk menguasai Fotografi Malam Hari 5

Alpha 7 III | FE 16-35 mm F4 ZA OSS | 35 mm | 5 dtk | f / 13 | ISO 50

Apa saran terbaik dari Anda untuk mendapatkan komposisi cantik dalam foto jejak cahaya?

Pertama, pikirkan gambar akhir yang Anda inginkan, lalu atur komposisi dan framing, dan temukan spot ideal dengan tripod. Setel kamera ke mode manual menggunakan pedoman berikut: ISO paling rendah, aperture f11 – f18, kecepatan rana 10-30 detik. Anda dapat menyesuaikan pengaturan ini hingga menemukan kombinasi yang pas.

Kesalahan apa yang sering dilakukan fotografer saat mengambil potret jejak cahaya di malam hari?

Melewatkan saat yang tepat. Untuk mendapatkan potret jejak cahaya, shutter speed yang tepat adalah kunci untuk memindahkan subjek yang memancarkan transmisi. Anda juga harus banyak berlatih agar bisa mendapatkan gambar yang bagus.

Menyempurnakan pemandangan kota

Apa trik Anda untuk mendapatkan foto pemandangan kota malam hari yang sempurna?

Orang-orang biasanya mencari tempat yang tinggi dan bagus agar dapat mengambil potret yang diinginkan tanpa gangguan. Namun, untuk mendapatkan foto yang sempurna, Anda harus terus mencari dan meminta saran dari fotografer lain.

Rahasia untuk menguasai Fotografi Malam Hari 6

Alpha 7 III | FE 55 mm F1.8 ZA | 55 mm | 25 dtk | f / 18 | ISO 100

Meningkatkan kreativitas Anda

Berikan saran untuk meningkatkan kreativitas saat mengambil potret di malam hari.

Salah satu hal yang menarik dari mengambil foto di malam hari adalah Anda bisa berkreasi dengan cahaya, menampilkan kompleksitas yang jauh berbeda dengan kompilasi dilihat dengan mata telanjang. Agar semakin menarik, putuskan kecepatan rana dan lihat perbedaan hasil. Dengan teknik ini, Anda dapat membuat jejak cahaya dari objek bergerak dengan menggunakan gerakan cepat untuk meningkatkan kecepatan objek bergerak dengan latar belakang yang dikembangkan. Sumber: sony.co.id

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719