FK UMI Gelar Seminar Internasional Covid-19, Berikut Saran Para Ahli.

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JARINGAN INDONESIA – Fakultas Kedokteran UMI telah menyelenggarakan Seminar online Internasional terkait Pandemi Covid-19, Minggu (19/7/20).

FK UMI menjadi tuan rumah penyelenggara seminar online Internasional, Federasi Asosiasi Medis Islam (FIMA) yang mengatur dengan Forum Kedokteran Islam Indonesia (FOKI) di mana Fakultas Kedokteran UMI adalah salah satu anggota FOKI sekaligus FIMA.

Beberap Ahli membahas materi seputar Covid-19

Penanganan Covid-19 dengan HT dan CVD di Malaysia.

Penanganan operasi darurat pada Covid-19 di Pakistan.

Penanganan klinis pasien Covid-19 di Makassar.

Plus Covid-19 dalam perspektif Islam.

Malaysia

Adanya komando sentral dalam penanganan Covid-19, dalam hal ini pemerintah. Hanya Kementerian Kesehatan yg memiliki kontrol penuh terhadap penanganan Covid-19. Seluruh fasilitas negara dikerahkan untuk pandemi tersebut.

Saat memberlakukan Lockdown, maka aturan tersebut sangat ketat. Digunakan protokol yg terstandarisasi, sebagaimana penanganan COVID-19, protokol lockdown wajib diikuti oleh seluruh warga baik kalangan atas hingga masyarakat bawah. Aturan berlaku utk siapa saja. Ada sanksi bagi yg melanggar (berupa denda yg besar bagi pelanggarnya).

Yogyakarta

Terkait perspektif Islam, bagaimana dalam sejarah Islam, kejadian pandemik ditangani dengan melakukan social distancing yg sangat ketat. Sehingga penyakit ganas yg kala itu menyerang (outbreak tha’un) dapat diatasi dengan baik.

Makassar

Saat ini covid19 terbagi atas 3 defenisi kasus, yaitu kasus suspek, kasus terkonfirmasi dan kasus kemungkinan.

Sementara itu, beberapa hari yang lalu.

Penegakan diagnosa yang memerlukan anamnesa dengan bantuan simptom / gejala, oemeriksaan radiologi (contoh pnemonia pda foto torak dan GGO pada ct scan torak) sementara yang menjadi standar emas adalah RT PCR dengan swab tenggorok, sputum atau paparan bilas menelepon (BAL)

Penanganan berdasarkan derajat keparahan gejala.

Tatalaksana yg diberikan adalah isolasi mandiri tanpa gejala atau dengan gejala sedang, pemberian anti biotik, vitamin c dan supportif terapi lainnya

Ditutup oleh dr. Shulhana sebagai moderator, para pemateri yang meminta bantuan terbaik dari Covid-19 ini. [fsl, aas]

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719