Sebuah areal persawahan di Mamasa, Sulbar, disulap jadi lokasi wisata dengan pemandangan unik dan menarik, menyuguhkan belasan spot selfie. Lokasi selfie ini dibangun di sawah seluas 1 hektar oleh sekelompok pemuda Mamasa. (KOMPAS.com/JUNAEDI)

Persawahan Disulap Jadi Objek Wisata, Pemandangan Menarik dengan Banyak Spot Selfie

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

JARINGAN INDONESIA – Sebuah areal persawahan di Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar) disulap menjadi objek wisata cantik dan menarik oleh komunitas Pemuda Mamasa.

Berbagai spot selfi yang cantik dan natural bisa menjadi pilihan untuk mengabadikan kenangan pengunjungnya.

Tak heran jika objek wisata yang memiliki view yang berubah-ubah sepanjang masa tanam hingga masa panen padi tersebut kini mulai populer. 

Dilansir Kompas, Objek wisata baru ini ramai diunggah netizen di berbagai media sosial. Andre, pengela tempat wisata ini, mengatakan jika objek wisata persawahan ini terletak di Desa Tondok Bakaru, atau sekitar 1,5 kilometer dari Ibu Kota Kabupaten Mamasa.

“Di desa ini ada banyak areal persawahan. Pembangunan objek wisata ini pun, tanpa merusak dan mengalihfungsikan areal persawahan menjadi bentuk lain,” katanya kepada Kompas.com.

Persawahan Disulap Jadi Objek Wisata, Pemandangan Menarik dengan Banyak Spot Selfie 2Sebuah areal persawahan di Mamasa, Sulbar, disulap jadi lokasi wisata dengan pemandangan unik dan menarik. Lokasi selfie ini dibangun di sawah seluas 1 hektar oleh sekelompok pemuda Mamasa. (KOMPAS.com/JUNAEDI)

Menurut dia, pengelola objek wisata ini adalah komunitas pemuda yang terpanggil menata wajah Mamasa, sebagai surga bagi wisatawan.

“Di desa ada banyak titik spot wisata yang menawarkan suasana pemandangan alam persawahan yang dikelola menjadi objek wisata cantik dan masih alami,” kata Andre.

Salah satu pengunjung bernama Fadil mengungkapkan, objek wisata sawah yang dikelola secara mandiri oleh pemuda desa di Mamasa saat ini cukup menarik. 

Ia sendiri penasaran setelah melihat banyak unggahan netizen mengenai lokasi tersebut.

Menurut dia, wisatawan yang datang bisa menikmati pemandangan indah hamparan persawahahan serta mendapatkan udara sejuk kaki pegunungan.

Harga tiket masuknya juga murah, Rp 6.000 per orang.

“Suasananya cantik dan menarik. Pemandangan latarnya natural dan tidak membosankan. Ini cocok untuk wisata keluarga atau kaum milenial yang hobi selfie,” kata Fadil. 

Saat akhir pekan, objek wisata ini semakin ramai dikunjungi wisatawan. Di hari biasa, lokasi ini ramai pada pagi dan sore hari saat matahari tidak terik.

Wisatawan yang datang selain dari Mamasa, juga dari kabupaten tetangga seperti Polewali Mandar, Majene, dan Mamuju. Bahkan sejumlah turis dari Jawa dan Sumatera juga pernah datang ke lokasi ini.

“Lokasi ini menyajikan belasan spot selfie yang unik. Latar belakang pemandangan bisa berubah sesuai musim tanam padi,” tambah Fadil. [aas, ji]

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719