Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak, memantau kondisi banjir di Walmas. foto:ist

Wabup Luwu Tinjau Lokasi Dampak Banjir

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Tanggul Lamasi Jebol, Wabup Luwu Tinjau Lokasi Dampak Banjir

JARINGAN INDONESIA – Curah hujan terbilang tinggi, Kamis, (21/5/20) sore hingga malam hari, tanggul Sungai Lamasi di Desa Pompengan Tengah, wilayah Walenrang-Lamasi jebol.

Akibat jebolnya tanggul Sungai Lamasi sepanjang 200 meter tersebut, ratusan rumah warga terendam banjir. Tak ayal, sebagian mengalami rusak parah dan hanyut diseret arus banjir, seperti dilansir saorakyat (konsorsium jaringanindonesia.com).

Dilaporkan pengungsi berjumlah sekira 75 orang. Desa Pompengan Pantai terdampak banjir 50 rumah terendam, persawahan sekira 450 ha, dua (2) sekolah dan satu (1) tempat ibadah.

Sementara, di Desa Pompengan Tengah, dilaporkan 180 rumah terendam, dua (2) rumah hanyut, empat (4 ) rumah rusak berat, perkebunan sekira 150 ha dan satu (1) tempat ibadah.

Kepala Desa Pompengan Tengah, Rustam mengatakan banjir terjadi Jumat (22/5/20) sekitar pukul 00.10 WITA dini hari, dengan ketinggian banjir saat itu mencapai satu meter.

Banjir itu memutus akses penghubung antar Desa Pompengan Tengah dengan Desa Pompengan Pantai, yang mengakibatkan aktivitas warga lumpuh.

“Sejak terjadi banjir malam tadi kami fokus mengevakuasi warga yang dilanda banjir untuk mengungsi ke tempat aman, mengingat arus air yang mengalir cukup deras, terutama warga yang rumahnya parah dilanda banjir kami evakuasi secepat mungkin,” ujar Rustam.

Mengetahui hal itu, Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak, turun memantau kondisi banjir tersebut. Ia mengatakan, ada ratusan Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir akibat tanggul jebol.

“Laporan yang diterima ada 180 KK di Desa Pompengan Tengah yang terdampak banjir. 80 rumah terparah dan satu rumah warga yang hanyut. Namun tak ada korban jiwa,” kata Syukur Bijak, Jumat, (22/5/20)

Wakil Bupati Luwu Syukur Bijak bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu mendirikan tenda dan dapur umum.

“Paling tidak masyarakat di sini kita ringankan bebannya akibat banjir. Kami akan bermusyawarah dengan beberapa pihak terkait dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat yang harus kami tangani,” ujar Syukur. (jp/as)

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719