Foto : KM Lambelu saat belum diizinkan bersandar. [KOMPAS.COM/NANSIANUS TARIS]

KM Lambelu Beserta ABK Ini Dikarantina di Perairan Makassar Setelah Ditolak di Maumere

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Sirajuddin mengatakan, sampai saat ini belum ada kru kapal yang positif terinfeksi virus COVID-19.

JARINGAN INDONESIA – KM Lambelu kini dikarantina di perairan Makassar usai ditolak saat hendak berlabuh di Pelabuhan Lorens Say, Maumere, NTT, lantaran diduga 3 kru kapal positif COVID-19.

Kepala Bidang Laut Lalu Lintas Otoritas Pelabuhan Makassar Sirajuddin mengatakan, KM Lambelu beserta 146 anggota kru dan anak buah kapal dikarantina di zona karantina yang jaraknya 2 mil dari Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar.

KM Lambelu tiba semalam jam 19.30 WITA. Keseluruhan ada 146 kru,” kata Sirajuddin kepada Kompas melalui sambungan telepon, Kamis, 9 April 2020.

Sirajuddin mengatakan, sampai saat ini belum ada kru kapal yang positif terinfeksi virus COVID-19.

Dia menyampaikan, Kamis siang, petugas dari dinas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Makassar, Dinkes Makassar, dan Dinkes Sulsel baru mengambil sampel swab kepada 146 penghuni kapal dan menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh bagian kapal.

“Saya tanya Kepala Kantor KKP berapa lama hasil (uji swab) baru keluar? Dia bilang tunggu sampai 2 hari,” ucap Sirajuddin.

Sambil menunggu hasil laboratorium keluar, para penghuni KM Lambelu bakal dikarantina selama 14 hari.

Sirajuddin mengatakan, stok makanan di KM Lambelu masih mencukupi untuk digunakan penghuni kapal yang dikarantina.

“Kalau tidak ada positif mungkin akan disandarkan ke dermaga karena mereka ini kan butuh logistik makanan. Kalau ada yang positif kita tidak akan sandarkan,” tutur Sirajuddin.

Sebelumnya diberitakan, beberapa penumpang KM Lambelu nekat terjun ke laut setelah mengetahui kapal yang mereka tumpangi dilarang berlabuh di Pelabuhan Lorens Say, Maumere, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pelarangan tersebut karena diduga ada tiga anak buah kapal (ABK) yang terinfeksi virus COVID-19 atau virus corona.

Aksi nekat para penumpang tersebut sempat terekam dalam video amatir dan menjadi viral di media sosial.

“Mereka lompat pakai life jacket (jaket pelampung),” kata Kepala Basarnas Maumere, I Putu Sudayana, saat dikonfirmasi Kompas, Selasa, 7 April 2020.

Seperti diketahui, kasus virus corona (COVID-19) di Indonesia per Kamis, 9 April 2020, sudah mencapai total 3.293 orang yang positif terinfeksi virus tersebut dan sebanyak 280 orang telah meninggal dunia. Sementara itu, 252 orang dinyatakan telah pulih. [kompas, cakapcakap]

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719