Kepala BPS Suhariyanto. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

3 Jenis Usaha Ini Kebal dari Hantaman Corona, Malah Untung Banyak

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan dari 17 struktur dan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) menurut lapangan usaha hanya 3 saja yang mampu tumbuh positif.

JARINGAN INDONESIA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekonomi Indonesia sepanjang triwulan I tahun 2020 tak begitu menggembirakan, pasalnya ekonomi Indonesia hanya tumbuh 2,97 persen.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengatakan dari 17 struktur dan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) menurut lapangan usaha hanya 3 saja yang mampu tumbuh positif selama periode tersebut.

Tiga sektor tersebut adalah sektor Jasa Keuangan dan Asuransi, Informasi dan Komunikasi, dan sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial.

“Yang mengalami peningkatan yaitu Jasa Keuangan dan Asuransi dimana pada triwulan 1 2019 tumbuh sebesar 7,23 persen dan sekarang menjadi 10,67 persen, sektor informasi dan komunikasi juga tumbuh 9,81 persen lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama triwulan 1 2019 yang sebesar 9,06 persen, kemudian satu lagi Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial tumbuh 10,39 persen dari periode yang sama yakni 8,64 persen,” papar Kecuk dalam konfrensi pers secara virtual di Jakarta, Selasa (5/5/2020).

Sementara 14 sektor yang lain, kata Kecuk mengalami pertumbuhan yang melambat imbas merebaknya virus corona atau Covid-19 di tanah air.

Salah satu sektor yang terdampak paling buruk adalah sektor industri, perdagangan, pertanian, pertanian hingga transportasi dan pergudangan.

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis angka pertumbuhan Indonesia sepanjang triwulan I 2020 sebesar 2,97 persen, pertumbuhan ini jelas jauh melambat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar 5,07 persen.

Rendahnya angka pertumbuhan ini disebabkan karena mewabahnya virus corona atau Covid-19 yang mengganggu aktivitas ekonomi global.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi sebesar 2,41 persen,” katanya. [suara.com]

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719