daily mail

154 Ribu Terinfeksi 24 Ribu Tewas

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

154 Ribu Terinfeksi 24 Ribu Tewas, Konglomerat Cina Bocorkan Angka Sebenarnya Korban Virus Corona?

Tencent, perusahaan terbesar kedua di Cina disebut  telah membocorkan jumlah sebenarnya korban jiwa akibat coronavirus yang mencapai 24.000. Jika benar, angka ini jauh lebih tinggi dari angka resmi. Klaim muncul di tengah spekulasi luas jika  Partai Komunis di Beijing sengaja menahan informasi faktual terkait ekses dari virus mirip flu yang mematikan tersebut.

154 Ribu Terinfeksi 24 Ribu Tewas 1

Spot the different.

Dikutip dari DailyMail, Kamis (6/2/2020) Tencent, konglomerat teknologi multinasional dilaporkan mencatat angka jumlah korban tewas dan yang terinfeksi corona, akhir pekan lalu. Angka yang terinfeksi mencapai 154.023 orang, sementara korban jiwa 24.589 orang, lebih dari sepuluh kali dan 80 kali angka resmi.

Data tadi didapat dari situs Tencent dengan judul Epidemic Situation Tracker (Pelacakan Situasi Epidemi) terkini pada 1-2-2020 pukul 23:39:04. Namun hanya sehari angka tadi  hilang dan dengan cepat diperbarui dengan jumlah seperti laporan  resmi, yaitu  14.446 yang terinfeksi dan 304 meninggal. Tepatnya pukul 16:03:42 keesokan harinya. Demikian laporan  Taiwan News.

Angka-angka bocor lainnya termasuk 79.808 kasus terduga corona yang  empat kali lebih besar jumlah resmi  dan 269 kasus yang berhasil disembuhkan, bukan 351 seperti klaim selama ini. Partai Komunis Cina dituding menutupi  angka resmi dan menindak petugas medis yang berusaha mengungkap kebenaran.

154 Ribu Terinfeksi 24 Ribu Tewas 3

Wuhan menambah tempat tidur di pusat perawatan corona.

Pada Rabu kemarin, angka resmi menyebut 24.324 orang terinfeksi di seluruh Cina, mayoritas di dan sekitar Wuhan. Sebagian besar dari 490 yang meninggal berasal dari wilayah sama. Meski demikian beberapa pejabat  juga mengonfirmasi sejumlah kematian di tempat lain, termasuk di ibu kota Beijing.

Tapi laporan  pekerja krematorium di Wuhan yang menjadi pusat sebaran virus menyebut kiriman jasad tidak ditambahkan dalam penghitungan resmi. Sementara itu postingan staf rumah sakit yang  membocorkan video dengan pemandangan  mayat-mayat di koridor bangsal perawatan Wuhan langsung viral di media.

154 Ribu Terinfeksi 24 Ribu Tewas 4

Staf medis di RS Wuhan bekerja keras nonstop.

Selain itu, Cina melontarkan kritik pada negara-negara yang mengambil “langkah ekstrem” dengan  mencegah warga Cina memasuki wilayah mereka. Sesuatu yang juga menciptakan dikotomi lebih lanjut antara apa yang ingin disampaikan Beijing dan situasi faktual di berbagai wilayah saat ini.

Amerika, Australia, Selandia Baru, Italia, Taiwan dan Vietnam tercatat  melarang pendatang dari Cina menyeberangi perbatasan mereka. Dan banyak maskapai penerbangan yang juga menghentikan penerbangan ke Negeri Tirai Bambu.

154 Ribu Terinfeksi 24 Ribu Tewas 5

Warga Hong Kong antre membeli persediaan masker.

Terakhir Rabu kemarin komisi kesehatan Provinsi Hubei, Wuhan melaporkan 70 kematian baru dan 2.987 kasus baru yang dapat dikonfirmasi. Peningkatan ini menjadikan total korban tewas menjadi 549 dengan jumlah total kasus  19.665.

Hubei memberlakukan karantina di titik-titik sebaran corona tertinggi sejak  hampir dua minggu lalu. Semua moda transportasi dihentikan begitu pun jalan-jalan  utama masih ditutup. Corona pertama kali diidentifikasi di ibu kota provinsi Hubei di Wuhan dan diyakini berasal dari pasar seafood.

Dan menyusul beroperasinya dua rumah sakit khusus corona komisi kesehatan  mengatakan 14.314 orang menjalani perawatan dengan 2.328 di antaranya  dalam kondisi serius. Editor: Mia Fahrani. Sumber: galamedianews.com

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Cari Berita ?

Mau Lihat Arsip ?

Arsip Berita Kami

Tentang Kami

JARINGAN INDONESIA

Mengabarkan Fakta, bukan Hoax

“Portal Jaringan Indonesia, Portal berita berskala nasional mengusung platform berita dan video. Berita mengabarkan berita terbaru dan cepat melalui proses jurnalisme ketat, sementara video memberikan hiburan dan pengetahuan kepada pembaca ”

Kontak

  • Jl. Tamalate IV No. 15 Kelurahan Kassi-kassi Kecamatan Tamalate Kota Makassar
  • jaringanindonesiasatu@gmail.com
  • 081242503719